- Grup pop rock BluntSheep merilis versi baru lagu "Cinderella" milik band Radja dengan aransemen musik yang lebih modern.
- Proyek ini terinspirasi dari konser Radja di Kuala Lumpur pada Januari 2026 dan mendapatkan restu dari Ian Kasela.
- BluntSheep mengemas lagu tersebut dengan video musik artistik untuk memperkenalkan karya klasik Indonesia kepada generasi pendengar musik masa kini.
Suara.com - Lagu legendaris "Cinderella" dari band Radja kembali bergema, namun kali ini dengan warna yang berbeda.
Grup pop rock pendatang baru, BluntSheep, secara resmi merilis versi terbaru dari hits yang dirilis pada 2004.
Bukan sekadar daur ulang biasa, BluntSheep menyuntikkan energi segar yang menjembatani nostalgia era 2000-an dengan selera musik generasi masa kini.
Digawangi oleh empat musisi remaja berbakat, Atta Rumnan, Umar Naufal, Ariff, dan Moses, BluntSheep membuktikan bahwa usia belasan tahun bukan halangan untuk menghasilkan karya yang matang.
Di bawah naungan identitas pop rock yang dinamis, mereka berhasil mengubah lagu romantis ini menjadi lebih bertenaga tanpa kehilangan esensi aslinya.
Lahirnya proyek ini ternyata berawal dari sebuah momen spontan. Sang vokalis, Atta Rumnan, mengaku terinspirasi setelah menyaksikan langsung aksi panggung Radja dalam konser mereka di Kuala Lumpur pada Januari 2026 lalu.
"Sejujurnya, lagu-lagu Radja memang sering jadi pilihan kami saat sesi jamming. Musik mereka sangat dekat dengan jiwa kami," kata Atta.
"Ide untuk membawakan kembali 'Cinderella' muncul begitu saja setelah saya menonton konser mereka," ujarya menyambung.
Keinginan tersebut pun berbuah manis. Atta berkesempatan bertemu langsung dengan dua sosok kunci Radja, Ian Kasela dan Moldy.
Baca Juga: Selain Devano, 6 Artis Indonesia Ini Rela Ganti Nama Panggung Demi Hoki dan Citra Baru
Dalam pertemuan hangat tersebut, BluntSheep menyampaikan niat mereka untuk memberikan "napas baru" pada lagu "Cinderella".
Gayung bersambut, Ian Kasela memberikan restu penuh dan menyambut positif kreativitas para musisi muda ini.
Yang membuat rilisan ini semakin istimewa adalah sisi artistiknya. Tidak hanya menonjolkan kualitas audio yang modern dan enerjik, video musik "Cinderella" versi BluntSheep juga menampilkan sisi personal dari Atta Rumnan.
Dalam video yang dirilis melalui kanal YouTube Padu Records dan Langit Asia Entertainment tersebut, penonton akan disuguhi proses visual berupa karya lukisan yang dikerjakan langsung oleh Atta.
Hal ini memberikan dimensi estetika yang unik, menjadikan "Cinderella" sebuah karya yang tidak hanya enak didengar, tapi juga indah dipandang.
Kehadiran single ini menjadi sinyal kuat eksistensi BluntSheep di industri musik regional. Dengan aransemen yang lebih relevan bagi pendengar muda, mereka berharap bisa memperkenalkan kembali karya klasik Indonesia kepada generasi baru.
Kini, "Cinderella" versi BluntSheep sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital.
Dengan dukungan penuh dari para senior dan kreativitas yang tanpa batas, BluntSheep siap melangkah lebih jauh untuk menaklukkan pasar musik Malaysia, Indonesia, hingga Asia Tenggara.
Apakah versi terbaru ini akan sesukses versi aslinya? Satu yang pasti, BluntSheep telah berhasil memberikan penghormatan terbaik bagi sang legenda.
Berita Terkait
-
Selain Devano, 6 Artis Indonesia Ini Rela Ganti Nama Panggung Demi Hoki dan Citra Baru
-
Seno Aji Hengkang dari Band Radja untuk Kedua Kalinya, Ungkap Komunikasi Sudah Tak Sejalan
-
Beranggotakan Anak Ian Kasela, Band NAVA Rilis "Rayakan Dunia Baru" yang Usung Alternative Rock
-
Band Radja Izinkan Lagunya Diputar di Kafe: Lagu Kami untuk Diminati, Bukan Ditakuti
-
Polemik Royalti Memanas, 6 Musisi Ini Justru Gratiskan Lagu Ciptaannya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting