Suara.com - Member boyband ENHYPEN yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 terus bertambah. Kini, giliran Ni-ki yang dinyatakan positif Covid-19.
Hal itu diungkap langsung oleh pihak agensi BELIFT LAB dalam pernyataan resminya sebagaimana dilansir Soompi pada Minggu (5/9/2021).
"Halo. Ini adalah BELIFT LAB. Anggota ENHYPEN Ni-ki telah didiagnosis positif Covid-19 saat menjalani karantina sendiri," katanya mengawali.
Dia mengatakan Ni-ki sedari awal sudah menjalani karantina terpisah dengan member lain yang terinfeksi. Tapi dua lalu, dia mendadak mengalami gejala batuk-batuk.
"Ni-ki telah masuk ke karantina mandiri di tempat terpisah dan memantau kondisinya dengan tes mandiri harian serta tes PCR," terang BELIFT LAB.
"Dia mulai menunjukkan gejala batuk pada Jumat, 3 September, dan pada hari berikutnya didiagnosis positif Covid-19," sambungnya lagi.
Ni-ki akan mendapatkan fasilitas perawatan untuk pasien Covid-19 gejala ringan.
"Mengikuti arahan dari otoritas kesehatan, dia sedang mempersiapkan relokasi ke fasilitas perawatan dan menunjukkan gejala ringan," tutur BELIFT LAB.
Atas kejadian ini, pihak agensi kembali meminta maaf. Dia berjanji akan bekerja keras agar para member bisa sepenuhnya sembuh.
Baca Juga: 5 Personel ENHYPEN Positif Covid-19, Banjir Dukungan Sampai Trending Twitter!
"Dengan rasa penyesalan yang terdalam kami menyampaikan permintaan maaf kami kepada penggemar kami atas berita diagnosis tambahan seorang anggota setelah pemberitahuan kami sebelumnya," ujarnya.
"Perusahaan kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan para artis dapat pulih sepenuhnya. Selain itu, kami akan terus bekerja sama dengan permintaan dan instruksi dari otoritas kesehatan pemerintah. Terima kasih," imbuhnya lagi.
Sebelumnya lima member ENHYPEN dinyatakan positif virus corona lebih dulu. Mereka adalah Jungwon, Heeseung, Jay, Jake dan Sunghoon.
Kini tersisa Sunoo yang menjadi satu-satunya member negatif Covid-19. Kendati begitu, seluruh jadwal ENHYPEN untuk sementara ini sudah dibatalkan.
Berita Terkait
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Mulai Rp 1,45 Juta, Ini Harga Tiket Konser ENHYPEN 'Blood Saga' di Jakarta
-
Buka Era Baru, ENHYPEN Bagikan Kehangatan dan Harapan di Lagu We'll Be Fine
-
Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim