Suara.com - Pengalaman menyaksikan film korea di bioskop dihadirkan lagi oleh CGV melalui Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2021. Pihak penyelenggara Korea Indonesia Film Festival 2021 memilih menggelar ajang tahunan ini secara offline dan online.
Untuk platform offline, penayangan akan dilakukan di Bioskop CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat dan CGV Paris Van Java, Bandung, Jawa Barat. Sedangkan untuk platform online akan digelar melalui layanan streaming Vidio.com.
Acara yang sudah rutin dilakukan sejak 2013 silam ini akan berlangsung mulai 27-31 Oktober 2021. Harga tiket yang dibanderol untuk menonton langsung di bioskop hanya Rp15.000 per orang. Sedangkan jika menonton di Vidio.com tidak akan dikenakan tarif alias gratis.
Adapun sejumlah film yang akan diputarkan adalah Hostage: Missing Celebrity, Sinkhole, Pawn, Samjin Company English Class, An Old Lady, Recalled, The Box, Double Patty, Seobox, Veteran, The Wailing, Battle of Jangsari, Escape From Mogadishu, Salut D'Amour, Mekah I'm Coming, Asih 2, dan Masak Yuk.
Direktur Korean Cultural Center Indonesia (KCCI), Kim Yong Woon menjelaskan, tujuan utama dari acara ini adalah pertukaran budaya antara Korea dan Indonesia melalui perfilman. Baginya, tujuan itu masih bisa diwakili dengan menayangkan film-film kedua negara secara langsung di layar lebar atau di layar gawai.
Oleh karena itu, dia pun merasa bahagia karena Korea Indonesia Film Festival masih bisa digelar meski dalam kondisi Pandemi Covid-19. Apalagi setelah diterapkannya kebijakan bahwa bioskop di DKI Jakarta bisa menerima pengunjung 70% dan usia di bawah 12 tahun.
"Ini tentu berdampak baik untuk bioskop sekarang," ucap Kim Yong Woon dalam Konferensi Pers di CGV Indonesia, Jakarta Pusat pada Kamis, (21/10/2021).
Hal senada disampaikan oleh Direktur Festival KIFF 2021, Rivki Morais Umagapi. Oleh karena itu, gelaran ini bukan semata hanya untuk menggaet jumlah penonton tapi lebih dari itu, yakni meyakinkan penonton untuk berani dan yakin ke bioskop lagi.
"Sama seperti tahun lalu, KIFF tahun ini masih dalam kondiri pandemi. Kami tidak muluk-muluk bicara soal jumlah penonton, di sini kami berharap bisa memberikan semangat baru, apalagi bioskop sudah 2 kali kena lockdown," ucap Rivki.
Baca Juga: PPKM di Jogja Turun ke Level 2, Bioskop Boleh Terima Pelanggan Maksimal 70 Persen
Berita Terkait
-
Asyik, Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Bisa Nonton NUSSA di Bioskop
-
Gadis Temukan Tiket Bioskop 17 Tahun Lalu, Penampakannya Jadi Perbincangan
-
PPKM Diperpanjang, Menko Luhut Ungkap Pelonggaran Bioskop dan Mal
-
Dibanderol Rp 150 Juta, Ini Keunggulan TV Sony Bravia XR Seri Tertinggi
-
Sinopsis A Simple Favor: Upaya Anna Kendrick Temukan Sahabatnya yang Hilang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Daftar Tersangka dan Pihak yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Pemalang
-
Kembangkan Kemandirian Ekonomi, BRI Peduli Latih PMI Taiwan Rancang Usaha Berkelanjutan
-
Salman Khan Diduga Melakukan Prosedur Perawatan Rambut Ilegal
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
Perbatasan Ceuta Jebol, Migran Maroko Berenang ke Spanyol
-
Kapolri Mutasi 146 Perwira, Kadivhubinter hingga Karoprovos Divpropam Berganti
-
iCAR V27 Solusi Mobil Listrik Anti Cemas dengan Jarak Tempuh 1200 Km
-
Ulasan Novel 23:59, Keberanian Ami dalam Mengikhlaskan Luka Masa Lalu
-
Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari
-
Kondisi Ekonomi Tidak Pasti, Industri Pilih Tahan Barang di Gudang