Suara.com - Sebelum melaporkan penganiaya ke pihak berwajib, komedian Mueng Engingeng sempat akan didamaikan pengurus RT dan RW setempat. Sayangnya usaha itu gagal karena si pelaku sulit untuk diajak komunikasi.
Menurut Mueng, si pelaku jarang berinteraksi dengan para tetangga di rumahnya. Sehingga pihak RT maupun RW kesulitan untuk mendamaikan.
"Mueng sudah pernah melaporkan ke RT dan RW setempat. Menurut Mueng dan lingkungan agak susah terlapor ini diajak komunikasi dengan warga setempat," kata kuasa hukum Mueng, Umbu R Samapaty, saat ditemui di Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021).
Selain itu, menurut Umbu, si tetangga memiliki sifat yang kurang baik, sehingga jarang bersoasilisasi dengan para tetangganya. "Karena memang tabiatnya mungkin seperti itu," ucap Umbu.
Moeng Engingeng pun tidak keberatan bila dirinya diajak berdamai dengan lelaki yang bekerja di salah satu perusahaan swasta dari Jepang.
"Seperti Moeng katakan, bahwa Moeng sebagai seorang yang takut akan Tuhan, membuka pintu selebar-lebarnya kepada terlapor untuk melakukan komunikasi," ujar Umbu.
Namun sampai saat ini pihak terlapor tidak pernah beritikad baik untuk berdamai. Sebaliknya, dia melaporkan balik Mueng ke pihak berwajib atas dugaan pengeroyokan.
"Sampai saat ini tidak ada upaya dari terlapor untuk melakukan komunikasi atau permintaan maaf," imbuhnya.
"Mueng tidak pernah menyakiti orang, Mueng tidak pernah memancing orang untuk menganiaya dia. Tidak pernah ada. Makanya Moeng bertanya-tanya kenapa saya disiksa," ucap Moeng Engingeng.
Baca Juga: Sebelum Dianiaya, Mueng Engingeng Dapat Ancaman dari Tetangga
Seperti diketahui Mueng Engingeng, bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul Reborn, mengungkapkan bahwa dia menjadi korban penganiayaan. Pelaku adalah tetangganya sendiri.
Peristiwa itu terjadi saat Mueng Engingeng baru saja tiba di rumah, tepatnya pada 25 Mei 2021. Tiba-tiba tanpa ada kejelasan, tetangga itu berkata kasar kepada aktor difabel ini.
Akibat kejadian tersebut muka Mueng Engingeng sempat mengalami luka lebam. Tidak hanya itu bagian tangannya juga terluka karena dia diseret oleh terlapor.
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan