Suara.com - Rizky Febian punya alasan soal kecintaannya terhadap musik tradisional Indonesia. Hal ini tak terlepas dari pengaruh kedua orangtuanya, Sule dan almarhumah Lina Jubaedah.
"Iya, karena melihat background story dari kedua orangtua aku. Ayah yang memang karawitan seni Sunda, dan mama juga sinden Sunda," kata Rizky Febian, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/10/2021).
Tapi meski orangtuanya berasal dari Jawa Barat, Rizky Febian tak hanya mencintai satu budaya saja. Bahkan, pelantun lagu "Makna Cinta" ini ingin menjajaki musik tradisional yang ada di Indonesia.
"Bukan hanya Sunda saja, melainkan banyak sekali budaya dan seni-seni di indonesia yang perlu aku pelajari dan eksplor," ujar Rizky Febian.
Atas kecintaannya terhadap musik tradisional, Rizky Febian sejak lama ingin menggabungkan musik modern dan tradisional dalam proyek lagunya.
"Kalau aku pribadi dari dulu memang sudah punya cita-cita bagamaina memadukan musik tradisional dan modern," ujarnya.
Akhirnya, keinginan penyanyi 23 tahun ini terwujud kala dirinya menjadi satu di antara musisi yang tampil untuk memeriahkan Asian Games 2018.
"Contoh ketika di 2018 ketika opening Asian Games Festival aku memadukan musik tradisional dan modern," tutur Rizky Febian.
Baca Juga: Gabungkan Musik Modern dan Tradisional, Laleilmanino Ajak Kolaborasi Rizky Febian
Berita Terkait
-
Mahalini Dikritik Sombong Usai Tolak Foto Bareng Fans, Responsnya Dinilai Bikin Kesal
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Mahalini Pakai Kebaya saat Lebaran Tuai Pro Kontra, Sang Desainer Ungkap Inspirasinya
-
Momen Kocak Mahalini Kegirangan Dapat THR sampai Lupa Sungkem Suami
-
Rizky Febian dan Mahalini Kenang Vidi Aldiano: Dia Orang Baik, Minta Doanya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi