Suara.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT), Hapendi Harahap berencana melakukan pertemuan dengan artis Nirina Zubir atas kasus mafia tanah. Rencana itu sudah disampaikan lewat kuasa hukum bintang film Heart tersebut.
Hapendi mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa upaya untuk menjadi penengah antara Nirina Zubir dan dua tersangka yang merupakan anggota PPAT yakni, Ina Rosiana dan Erwin Riduan.
"Kami telah melakukan segala langkah untuk berusaha menyelesaikan permasalahan ini. Tahapan-tahapan awal sudah kami lakukan, pendekatan baik itu ke yang bersangkutan, saya sudah WhatsApp lawyers yang bersangkutan," kata Hapendi Harahape saat konferensi pers di Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021).
Tak hanya dengan Nirina Zubir sebagai pelapor, Hapendi juga berkomunikasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Kepolisian. Hal itu dilakukan karena maraknya kasus mafia tanah yang menimpa banyak masyarakat.
"Kemudian saya sudah melakukan pendekatan ke Kementerian ATR, saya juga sudah melakukan pendekatan kepada Polda Metro Jaya agar kasus ini bisa selesai," ujar dia.
Hapendi sepenuhnya menyerahkan persoalan hukum anggotanya yang berstatus tersangka pada pihak berwajib. Ia berharap Ina Rosiana dan Erwin Riduan dihukum sesuai hukum yang berlaku.
"Dan kemudian tentu tindakan penegakan hukum agar tetap berjalan sesuai dengan yang ada," katanya.
Kasus mafia tanah ini berawal saat almarhumah ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Marzuki, menyuruh ART-nya, Riri Khasmita untuk mengurus surat-surat tanah miliknya di kawasan Jakarta Barat.
Mendapat kepercayaan itu, Riri malah tak amanah. Dia justru diam-diam mengubah kepemilikan enam aset menjadi atas namanya dan sang suami.
Baca Juga: ART Nirina Zubir Juga Tipu Banyak Orang di Lampung
Selain dengan suami, Riri juga dibantu notaris dan PPAT dalam melakukan aksinya itu.
Laporan polisi Nirina Zubir dan kakaknya resmi diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2844/VI/SPKT Polda Metro Jaya sejak 3 Juni 2021.
Polisi telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini dan tak menutup kemungkinan akan bertambah.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional