Suara.com - Adam Deni membantah tudingan pengacara Jerinx SID, Sugeng Teguh Santoso soal permintaan uang Rp 10 Miliar demi bisa mencabut laporan musisi asal Bali tersebut. Pihak Deni justru menyebut ia yang ditawari lebih dulu.
"Kami punya bukti-bukti lengkap siapa yang meminta, siapa yang menawarkan uang perdamaian. Ada juga tanah di Uluwati Bali, tapi kami juga tidak mengiyakan (menerima)," kata kuasa hukum Adam Deni, Machi Achmad ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (7/12/2021).
Tawaran tersebut diberikan saat mediasi antara pihak Jerinx SID dan Adam Deni. Namun, tawaran-tawaran tersebut tidak diterima Adam Deni.
"Kami juga tidak sanggup dan tidak akan menerima hal-hal seperti itu. Tapi dipertemuan itu lawyer yang mengungkap isu panas ini tidak ada di mediasi pertama atau kedua. Bahkan mediasi sebelum membuat laporan juga enggak ada," ujar Machi Achmad.
Adam Deni juga tak membantah soal tawaran dari Jerinx SID. Malahan, ia menjabarkan bahwa Rp 10 Miliar yang ditawarkan itu berupa uang dan tanah di Bali.
"Tawaran dari pihak sana itu ada tanah, uang, intinya banyak," kata Adam Deni menimpali.
"Ya itu dari tanah yang dia tawarkan ya. Nominalnya Rp 10 miliar yang dia tawarkan," katanyanya menyambung.
Tak asal bicara, Adam Deni mengklaim memiliki bukti soal tersebut. Oleh karena itu, ia tak habis pikir pihak Jerinx SID melempar isu panas itu di kondisi saat ini.
"Saya di sini ingin sekali berbicara pada pihak keluarga Jerinx lewat teman-teman media. Jerinx ini sedang ditahan, vonis sudah mau di depan mata, pengadilan segera mulai, seharusnya kondisi kita adem-adem aja," tutur Adam Deni.
Baca Juga: Dituding Minta Rp 10 M, Adam Deni Polisikan Pengacara Jerinx
Perseteruan Adam Deni dengan Sugeng Teguh Santoso (STS) berawal dari pernyataan Sugeng yang menyebut Adam Deni sempat meminta uang Rp 10 miliar ke Jerinx SID. Menurut Sugeng, permintaan itu digunakan sebagai syarat agar Adam Deni mencabut laporannya terhadap Jerinx.
Membantah tudingan itu, Adam Deni buka suara melalui versinya. Ia pun melaporkan STS ke Polda Metro Jaya dengan dugaan pencemaran nama baik.
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Dicibir Saat Upacara Ngaben Ayah Jerinx, Nora Alexandra Tegaskan: Saya Terlahir Muslim
-
Kabar Duka, Ayah Jerinx SID Meninggal Dunia
-
Nora Alexandra Ikut Tampil di Atas Panggung, Jerinx Bela Istri yang Dituding Pansos ke SID
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa