Suara.com - Fuji, adik Bibi Ardiansyah telah membeberkan alasannya mematok tarif Rp 30 juta di kanal YouTube Langit Entertainment. Setelah si bungsu, kini kakaknya, Fadly Faisal ikut bersuara.
Fadly Faisal yang juga adik Bibi Ardiansyah itu mengatakan, budget berapapun yang dipatok adalah hak mereka. Termasuk saat ia dan sang adik, Fuji mematok puluhan juta.
"Mau Rp 30 juta kek,Rp 10 juta kek, ya itu hak kami menentukan," kata Fadly Faisal berkomentar di akun Tik Tok.
Tapi baginya, ada hal yang kurang pantas dibanding budget tersebut. Itu adalah diungkapnya tarif mereka di hadapan masyarakat.
"Lebih nggak etis kalau soal budget diomongin di publik," tegasnya.
Komentar Fadly Faisal itu lantas diunggah kembali akun gosip @insta_julid, Kamis (9/12/2021).
Sejumlah warganet pun memberikan reaksi pro kontra. Ada yang membela keluarga Bibi Ardiansyah ini, tak sedikit pula yang menyarankan agar mereka menjelaskan alasan memasang tarif mahal.
Sebab Fuji mengatakan, harga Rp 30 juta sebagai penolakan halusnya diundang di kanal YouTube Langit Entertainment.
"Harusnya kalau memang Fuji masih bete, jawabannya jangan begitu (minta budget puluhan juta). Mending bilang baik-baik kalau merasa terganggu," kata @ellysaerlin.
Baca Juga: Bela Fuji, Dewi Perssik Serang Nikita Mirzani?
"Kata-katanya Fadly nusuk banget," sahut @cacadjafar.
"Ribet banget jadi orang. Mau tarif berapapun juga terserah dia, orang yang mengundang aja mundur, situ yang koar-koar," timpal @_lstriwnd.
Masalah ini bermula saat Nikita Mirzani membeberkan ada seseorang yang meminta budget Rp 30 juta menjadi bintang tamu di kanal YouTube Langit Entertainment.
Saat orang-orang menduga itu adalah Doddy Sudrajat, Nikita Mirzani menyebut adik Bibi Ardiansyah lah yang melakukannya.
Sebagai bukti, bintang film Comic 8 itu membeberkan isi pesan dari adik Bibi Ardiansyah melalui karyawan Vanessa Angel ke tim Langit Entertainment.
"Ku sama Fadly, tapi pakai budget mba. Berdua Rp 30 juta, itu pun kalau mau ya," demikian pesan yang diposting Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan
-
5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
-
3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus