Suara.com - Rizky Billar melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin menjelaskan maksud kedatangan mereka ke Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/12/2021). Sama seperti yang disampaikan sebelumnya, Billar menjalani pemeriksaan tambahan.
"Tadi ada beberapa pertanyaan," ujar Sandy.
Selain itu, Rizky Billar juga menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidikan. Penyidik resmi menaikkan laporan Billar terhadap delapan orang haters ke tingkat sidik.
"Sebenarnya kan masih penyelidikan, kemudian masing-masing saksi sudah diperiksa. Kemudian setelah dilakukan gelar perkara, sekarang sudah naik penyidikan," kata Sandy Arifin menjelaskan.
Seiring peningkatan status perkara ke penyidikan, penyidik bisa mulai mencari haters yang sebelumnya dilaporkan Rizky Billar. Sebab saat membuat laporan, Billar belum mengetahui siapa saja pemilik akun tersebut.
"Kan enggak tahu dari mana saja. Banyak soalnya," tutur Sandy Arifin.
Sementara bagi Rizky Billar, peningkatan status laporan ke tingkat sidik sangat dia syukuri. Mengingat Billar merasa perbuatan pelaku sudah melewati batas wajar.
"Kalau memang enggak suka, mereka kan tidak harus menghujat atau mengancam," ucap suami Lesti Kejora ini.
Rizky Billar membuat laporan polisi pada 23 November 2021. Ketika itu, Billar mengadukan 8 akun Instagram yang mengancam dirinya dan Lesti Kejora.
Baca Juga: Kembali Sambangi Polda Metro Jaya, Rizky Billar Jalani Pemeriksaan Tambahan
Dalam laporan Rizky Billar, kedelapan akun dikenakan Pasal 27 ayat (4) juncto Pasal 45 ayat (4) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Berita Terkait
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks
-
Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Dugaan Penipuan, Fans Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
-
Kasus Penggelapan Uang Miliaran Rupiah Fuji Masuk Penyidikan, Mantan Admin Siap-Siap Jadi Tersangka
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan