Suara.com - Vino G Bastian menjajal peran baru di serial televisi berjudul Menolak Talak. Untuk kali pertama, Vino memerankan tugas seorang mediator.
"Alif ini mediator freelance di pengadilan agama," kata Vino G Bastian, di acara konfrensi pers sinetron Menolak Talak di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (14/1/2022).
Bagi Vino G Bastian, peran mediator yang dia dapat cukup menarik. Sebab di luar konflik alur cerita, karakter Alif yang ia perankan juga perang batin dengan diri sendiri.
"Dia itu coba mendamaikan pasangan suami istri yang ingin cerai, sementara dia sendiri belum menikah. Jadi, ini menarik gitu konfliknya. Bukan cuma konflik dengan pemain lain, tapi diri sendiri juga," ujar suami Marsha Timothy ini.
Meski di awal, Vino G Bastian tetap butuh pertimbangan matang sebelum memutuskan menerima tawaran rumah produksi Tobali Putra Production untuk berakting di Menolak Talak. Mengingat peran sebagai mediator jadi salah satu karakter yang tidak umum.
"Awalnya saya diskusi cukup panjang. Kan saya selalu meriset karakter yang akan saya mainin. Jadi boleh enggak kalau mediator itu belum menikah dan freelance?," imbuh bintang film Wiro Sableng 212 ini.
Namun di sisi lain, Vino G Bastian juga merasa tertantang dengan alur cerita yang menurutnya tidak biasa tersaji dalam sebuah serial.
"Menemukan konflik-konflik rumah tangga di Menolak Talak ini, jadi satu tantangan buat saya. Saya belum pernah melihat di Indonesia mau pun di luar, cerita serial seperti ini. Saya enggak tahu ini ide dari mana, tapi ini menarik," tutur aktor 39 tahun ini.
Oleh karena itu, Vino G Bastian tak ragu mengambil tawaran syuting untuk mencoba tampil lagi di serial televisi.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Siap Polisikan Fuji, Sinetron ANTV Dianggap Tak Berempati
"Menurut saya ini kolaborasi yang sangat luar biasa. Ini satu terobosan baru, satu penyegaran serial TV di Indonesia," ucap Vino G Bastian.
"Ternyata untuk membuat satu tayangan, ceritanya tuh enggak harus itu-itu saja. Banyak cerita yang sebenarnya dekat dengan kita, tapi enggak diangkat," kata ayah satu anak ini.
Sinetron Menolak Talak menceritakan persaingan seorang mediator bernama Alif dan pengacara spesialis kasus perceraian bernama Natasha.
Alif punya kemampuan mempengaruhi pasangan suami istri yang ingin bercerai untuk rujuk. Sedangkan Natasha dikenal sebagai pengacara kasus perceraian yang tidak pernah gagal mewujudkan keinginan klien untuk berpisah.
Selain Vino G Bastian, sinetron yang tayang di ANTV mulai 17 Januari 2022 ini juga dibintangi sederet nama besar seperti Marsha Timothy, Roy Marten, Minati Atmanegara, Kiky Saputri, Ical Muhammad, hingga Malih Tong Tong.
Berita Terkait
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV
-
Film Warkop DKI Terbaru Hadirkan Sisi Tak Terduga Marsha Timothy, Asri Welas hingga Indy Barends
-
Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa