Suara.com - Tren dunia trading memang naik beberapa tahun terakhir. Banyak yang tertarik karena diiming-imingi keuntungan yang fantastis.
Ternyata pedangdut Iis Dahlia pernah terjun ikutan trading. Ia mengatakan bahwa trading sudah ada bertahun-tahun lalu dan memiliki resiko besar.
"Gue juga ikut trading. Sebenarnya trading itu dari zaman bahelak (dulu) sudah ada, cuma orang Indonesia ini harus dikasih pembelajaran dulu bahwa trading itu ada resikonya, itu yang mereka nggak tahu," ucap Iis Dahlia dilansir dari channel YouTube Populer Seleb.
Iis mengatakan jika para afiliator hanya mempromosikan keuntungannya saja. Padahal resiko besar bisa kapan saja diterima orang-orang yang ikut trading.
"Kadang-kadang mereka cuma mempromosikan yang enaknya aja, itu salah," kata Iis.
Iis sendiri mengungkapkan awal dirinya terjun ke dunia trading. Ternyata ia diajak sang suami, Satrio Dewandono yang saat itu tertarik dengan dunia trading.
"Begitu lagi naik-naiknya bapake (suami) 'ikut yuk gini-gini'. (Akhirnya) kita semuanya ikut. Begitu duitnya hilang cuma gue bilang 'duit mana duit' saking nggak enaknya dia yang ngajak kan," ungkap Iis.
Sayangnya ibu dua anak itu enggan membeberkan total kerugiannya. "Ada lah (nominalnya)," kata Iis.
Akhirnya Iis menyadari jika resiko terjun ke dunia trading memang sangat besar. Ia sampai kapok dan lebih memilih investasi yang menurutnya lebih jelas.
"Memang harus dikasih pembelajaran main trading itu, memang kalau lagi untung, untung banget tapi kalau lagi rugi, iya habis banget," jelasnya.
Berita Terkait
-
Salah Lirik Lagi? Iis Dahlia Kali ini Ngomel Dikata-katain
-
Kebohongan Denada Soal Nafkah Dibongkar, Ressa Ternyata Putus Sekolah dan Mobil Ditarik Leasing
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Iis Dahlia Klarifikasi Tuduhan Mengintimidasi Ressa Anak Denada
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular