Entertainment / Gosip
Senin, 02 Februari 2026 | 11:37 WIB
Denada dan Ressa Rizky [Instagram]
Baca 10 detik
  • Ressa Rizky Rossano merasa disudutkan rekan artis Denada mengenai dugaan ancaman boikot televisi saat acara peragaan busana.
  • Kuasa hukum Ressa menegaskan terjadi intimidasi psikis di mana kliennya dituduh menyebabkan Denada kehilangan pekerjaan.
  • Pengacara Ressa menyoroti inkonsistensi argumen "darah daging" Denada dengan bukti akta kelahiran Ressa yang berbeda nama ibu.

Suara.com - Ressa Rizky Rossano mengisyaratkan dirinya telah disudutkan oleh sejumlah rekan artis Denada saat bertemu di sebuah acara peragaan busana. 

Pemuda yang tengah menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak ini menyebut dirinya dipojokkan dan disalahkan atas ancaman boikot televisi yang kini dihadapi sang penyanyi.

Dalam wawancara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Sabtu, 31 Januari 2026, Ressa menirukan ucapan teman-teman Denada yang menggunakan dalih hubungan darah untuk menekannya secara psikis.

"Ya intinya, (mereka bilang) 'bagaimana pun itu kan masih darah daging'. Ini enggak saya tambahi, enggak saya kurangi," kata Ressa Rizky Rossano kepada awak media.

"Terus (mereka bilang) 'kasihan lho itu di-boikot dari pihak stasiun TV'. Ya maksudnya Ressa kan, Ressa enggak meminta seperti ini dan bukan Ressa yang minta di-boikot," ucapnya menyambung.

Ressa Rizky Rossano tampil di catwalk di acara fashion show Shella Saukia (Instagram/carendelano)

Tindakan rekan-rekan artis tersebut memicu reaksi keras dari kuasa hukum Ressa, Ronal Armada. Ronal menegaskan bahwa kliennya telah mengalami intimidasi psikis secara langsung di lokasi acara.

"Tadi itu Ressa sempat dikerubungi dan diteror secara psikis, seakan-akan dia yang bersalah sehingga Denada itu tidak mendapatkan pekerjaan di stasiun TV karena di-boikot," beber Ronal.

"Itu makanya saya geram. Terutama buat Iis Dahlia, saya menyebut nama karena itu yang terjadi. Dia memojokkan Ressa seakan-akan gara-gara dia, temannya itu tidak dapat pekerjaan," tambahnya.

Ronal juga memberikan teguran terbuka kepada Irfan Hakim agar tidak melakukan pembelaan buta terhadap Denada tanpa memahami asal-usul masalah. Dia meminta para pesohor tersebut berhenti ikut campur jika tidak bisa bersikap adil.

Baca Juga: Irfan Hakim Pegang Kartu AS Denada Soal Ressa, Ogah Bocorkan Demi Netralitas

"Buat Bang Irfan Hakim dan Iis Dahlia, tolonglah agak sedikit adil jangan ikut campur kalau tidak tahu asbabun nuzul persoalan ini. Ressa ini sudah 24 tahun ditelantarkan, tidak dikasih makan, dibuang, tidak dinafkahi. Itu yang harus kalian lihat," lanjut Ronal.

Senada dengan Ronal, Andika Meigista, kuasa hukum Ressa yang lain, menilai argumen "darah daging" yang dilontarkan teman-teman Denada tidak sejalan dengan fakta hukum yang ada.

Dia memaparkan bukti dokumen yang menunjukkan bahwa Denada seolah tidak mengakui Ressa sejak lahir.

"Kalau dia (Denada) masih menganggap anak, kenapa akta kelahiran Ressa ini atas nama Didurosa Noerhansah (kakek), bukan Denada Tambunan sebagai ibunya?" cecar Andika.

"Kenapa pula Ressa ini diantarkan ke Banyuwangi? Kalau memang ada komunikasi kasih sayang, mana mungkin Ressa ini memanggil beliau itu dengan sebutan 'Mbak'?" sambungnya.

Andika juga membantah tudingan pihak Denada mengenai eksploitasi anak. Dia menekankan bahwa Ressa sudah berusia dewasa, sehingga penggunaan narasi eksploitasi anak dinilai sebagai langkah yang kurang cerdas secara hukum.

Load More