Kalau di sana, kebanyakan arabica karena secara tinggi mdpl-nya memang sekitar 1200 ke atas, curah hujannya di sana tinggi banget jadi bagus. Setahun itu mereka bisa panen 4-5 kali.
Berapa hektar perkebunan di sana?
Saya nggak beli tanah, saya membantu petani di sana aja. Saya nggak mau bilang bahwa saya punya tanah di sana, buat saya tanah mereka ya tetap tanah mereka, saya bantu mengelola aja.
Memandang kopi beneran dengan kopi instan?
Konsumen peminum kopi di Indonesia banyak sekali. Sama halnya ready to drink di retail (instan) dan coffee shop (cold brew). Enggak ada batasannya. Semua kembali ke selera.
Lo sendiri biasa minum kopi yang gimana?
Kalau dulu tuh gue minum kopi sachet, makin ke sini ternyata kopi lebih daripada itu dan kita punya potensi itu, yaudah coba kita eksplor sama-sama lah.
Atikah suka kopi juga nggak sih?
Suka, suka, dia juga minum kopi tiap hari kaya saya. Tapi bikinan sendiri, kita masing-masing bikin kopi sendiri-sendiri karena kita punya preferensinya masing-masing.
Baca Juga: Interview: Khirani Trihatmodjo Siap Jadi Penerus Mayangsari
Kopi enak ala Rio?
Subjektif. Kalau saya bikin kopi tergantung mood sih. Soalnya saya di rumah juga punya alat kopi banyak gitu, jadi ganti-ganti aja nyesuain mood.
Kopi favorit lo sendiri?
Filosofi kopi lah pasti, haha.
Memandang industri kopi yang menjamur saat ini?
Kalau aku lihat sih banyak ya kedai kopi yang tetap buka dan dari tahun 2015 sampai sekarang. Saya sudah bilang bahwa perjalanan kopi tuh cukup panjang sampai ke saat ini. Jadi, indonesia punya potensi yang luar biasa, ya semoga aja trend ini bukan cuma bertahun 10 tahun, bisa jadi 20-30 tahun sampe cucu-cucu kita.
Berita Terkait
-
Michelle Ziudith Akui Peran di 'Jejak Duka Diandra' Paling Menguras Mental: Gampang Capek dan Sakit
-
9 Inspirasi Gaya Lebaran Couple Artis 2026 yang Paling Mencuri Perhatian
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Ada Rio Dewanto, Sinopsis Kuyank: Petaka Cinta dan Teror di Kalimantan
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover