Suara.com - Kontroversi mengenai PayTren yang dikelola oleh ustaz Yusuf Mansur menjadi perbincangan hangat baru-baru ini. Pasalnya, video yang menampilkan dirinya marah-marah meminta uang sebesar Rp. 1 triliun untuk PayTren tersebar luas di media sosial. Sontak, para warganet mulai mempertanyakan persoalan keuangan dalam bisnis keuangan yang diprakarsai oleh sosok ustaz tersebut.
Lantas, putri dari ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur juga turut buka suara bongkar kondisi keuangan di PayTren. Alih-alih memberikan kejelasan yang mampu meredam kontroversi yang terjadi, klarifikasi yang ditulis oleh Wirda Mansur malah membuat warganet curiga.
Beberapa warganet menyoroti beberapa poin yang mencurigakan dari pernyataan Wirda terkait kondisi keuangan di Paytren.
Apa saja pernyataan Wirda yang memunculkan kecurigaan warganet? Simak beberapa poin yang membuat warganet curiga berikut.
1. Gaji Karyawan
Gaji karyawan yang bekerja di PayTren telah menjadi sorotan warganet. Warganet menyayangkan sekaligus curiga terhadap Wirda yang mengaku bahwa PayTren memperjuangkan produk 100% Indonesia akan tetapi muncul berbagai tudingan dan laporan bahwa gaji 20 bulan karyawan tidak dibayar.
"Ngakunya memperjuangkan produk yang 100% Indonesia, tapi gaji karyawan 20bln gak dibayar. Wirda, kamu mau menghalalkan perbudakan atau gimana?," tulis seorang warganet dalam cuitan melalui akun Twitternya.
2. Korban investasi
Tak hanya para karyawan, warganet juga mencurigai tentang uang korban investasi yang tak kunjung dikembalikan. Tak tanggung-tanggung, mereka juga mencurigai sumber uang untuk kuliah ke luar negeri Wirda.
"kebanyakan b**** ya, kuliah keluar Negeri itu uang nya dari mana Wirda, Cepat kembalikan uang kami para korban PayTren," tulis warganet di Twitter.
3. Logo Paytren di tim sepak bola Lechia Gdansk
Wirda Mansur juga mengaku bahwa PayTren membeli tim sepak bola asal Polandia, Lechia Gdask. Namun, kecurigaan warganet muncul ketika mereka tidak menemukan adanya pernyataan dari klub tersebut melalui situs hingga akun resmi Lechia Gdask.
Baca Juga: Wirda Mansur Sebut Paytren Pernah Disuntik Dana Rp 4 Triliun Oleh Investor Aplikasi Transportasi
Bahkan, seorang warganet juga mengaku telah mencari di situs berbahasa Inggris hingga Polandia.
"(((beli klub sepak bola Lechia Gdansk))) ngga pernah ada statement ini dari situs/akun resmi klub aku sampe searching situs bahasa Inggris, bahkan Polandia. hasilnya: ga ada bukti PayTren beli saham Lechia apakah ini bahan selanjutnya bagi netijen buat ngerujak Wirda?," tulis seorang warganet yang curiga terhadap pertanyaan Wirda mengenai PayTren membeli klub Lechia Gdask.
Warganet lainnya juga menemukan bahwa tidak ada logo PayTren di seragam tim tersebut.
"Valuasi Paytren tidak segagah dulu Wirda. Logo Paytren juga sudah hilang dr Lechia Gdansk. Paytren sedang tidak baik-baik saja. Investor bakal pikir dua kali sekarang kalau mau beli .. Kondisi Paytren yg gak pasti kayak gini, harga bisa dibanting..," tulis warganet lainnya.
4. Lisensi dari Bank Indonesia
Warganet juga ikut menyoroti pernyataan Wirda mengenai PayTren sebagai e-wallet.
Usut punya usut, seorang warganet menemukan bahwa status lisensi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk PayTren hanya berupa lisensi e-money. Sedangkan e-wallet memerlukan jenis lisensi yang tersendiri.
Berita Terkait
-
Andre Taulany Parodikan Gaya Marah-Marah Ustaz Yusuf Mansur, Sumpah Mirip Banget
-
Trending Gegara Sebut PayTren Hampir Dibeli Rp4 Triliun, Wirda Mansur Disindir Netizen Soal Gaji Karyawan Tak Dibayar
-
Viral Ceramah Aa Gym Soal Ustaz Bisa Bikin Habis Harta, Warganet Sewot: Kalo Sedekah, Tak Perlu Harap Balasan
-
Wirda Mansur Klaim Ada yang Mau Beli PayTren Rp 4 Triliun, Netizen Tidak Percaya!
-
Wirda Mansur Sebut Paytren Pernah Disuntik Dana Rp 4 Triliun Oleh Investor Aplikasi Transportasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bikin Syok, Suhu TikTok Bowo Alpenliebe Mendadak Umumkan Kehamilan Istri
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Tangis Soimah Pecah di Pernikahan Sang Putra, Aksa Uyun Resmi Nikahi Yosika Ayumi
-
Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers