Suara.com - Rizky Billar dan Lesti Kejora memilih mengembalikan uang Rp 1 miliar dari bos DNA Pro Stefanus Richard, usai yang bersangkutan terjerat hukum. Billar mengaku uang tersebut tak pernah ia gunakan.
"Kan uangnya untuk anak. Jadi uangnya masih kami simpan, enggak pernah kami sentuh. Kami belum sentuh sama sekali," ujar Rizky Billar bersama Lesti Kejora usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Rabu (20/4/2022).
Bos DNA Pro Stefanus Richard awalnya berniat mendompleng popularitas Rizky Billar dan Lesti Kejora untuk meningkatkan kredibilitas unit bisnisnya.
Dari rencana tersebut, muncul ide kolaborasi dalam pembuatan konten YouTube dengan Stefanus Richard datang memberi hadiah ke putra Rizky Billar dan Lesti Kejora, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar.
Namun yang tak disangka Rizky Billar dan Lesti Kejora, Stefanus Richard datang dengan hadiah koper berisi uang Rp 1 miliar untuk Muhammad Leslar Al-Fatih Billar. Kedua pasangan bahkan sempat ragu menerima hadiah pemberian Stefanus Richard.
"Soalnya itu terlalu banyak buat rate card kami," kata Rizky Billar.
Lantaran Stefanus Richard bersedia memberikan uang tersebut secara cuma-cuma, Rizky Billar dan Lesti Kejora pun menerima dengan senang hati.
Hingga akhirnya, pemberitaan tentang dugaan penipuan dalam kegiatan robot trading di DNA Pro ramai diperbincangkan dan menyeret nama Stefanus Richard.
Tak ingin nama mereka terseret, Rizky Billar dan Lesti Kejora pun akhirnya memilih mengembalikan uang Rp 1 miliar pemberian DNA Pro ke pihak berwajib.
Baca Juga: Bos DNA Pro Beri Rizky Billar dan Lesti Kejora Uang Rp1 Miliar untuk Pansos
Kegiatan robot trading di DNA Pro menuai sorotan setelah 122 orang yang mengaku jadi korban membuat laporan polisi pada 28 Maret 2022.
Berdasar informasi terakhir dari penyidik Bareskrim Polri, 12 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus DNA Pro.
Sementara jumlah korban DNA Pro kabarnya sudah bertambah menjadi 413 orang dengan total kerugian mencapai Rp 31 miliar.
Berita Terkait
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks
-
Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Dugaan Penipuan, Fans Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Ayah Lesti Kejora Tetap Hidup Sederhana di Kampung, Rizky Billar Bangga
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten