Suara.com - Trailer film "Sayap-Sayap Patah" yang dibintangi Nicholas Saputra dan Ariel Tatum telah rilis secara resmi di akun YouTube Denny Siregar Production pada Rabu (18/5/2022). Diketahui film tersebut diangkat dari kisah nyata kejadian kerusuhan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada tahun 2018 silam.
Tak kalah mencuri perhatian adalah sosok Denny Siregar yang terlibat dalam film yang akan tayang pada Agustus 2022 mendatang itu. Denny Siregar sebagai Executive Producer tentu saja memegang peranan penting dalam film tersebut. Yuk simak peran Denny Siregar di Film "Sayap-Sayap Patah" yang akan segera tayang berikut ini.
Denny Siregar Si Executive Produser
"Sayap-Sayap Patah" merupakan sebuah film yang menceritakan tentang kisah nyata 5 anggota Densus 88 yang disembelih oleh teroris. Menurut Denny Siregar, film ini berupaya mengedukasi masyarakat tentang bagaimana kejinya para terorisme berkedok agama yang disebutnya sebagai kadrun.
"Film Sayap-Sayap Patah, yang gua produksi bareng Rudi Soejarwo dengan Nicholas Saputra, Ariel Tatum, Iwa K menggambarkan bagamana kejinya kadrun. Kisah nyata di negeri kita. Tunggu tayangnya di bioskop mudah-mudahan pas Agustus. Kejahatan mereka harus dibongkar, awam harus diedukasi," kata Denny Siregar di akun Twitternya @Dennysiregar7 pada Senin, 18 April 2022.
Selain itu Denny Siregar mengatakan bahwa kejahatan mereka harus dibongkar, orang awam pun harus diberi edukasi. "Kejahatan mrk harus dibongkar, awam harus diedukasi," pungkas Denny Siregar.
"Sayap-Sayap Patah" ini digarap oleh salah satu sutradara ternama Indonesia yakni Rudi Soedjarwo. Selain itu ada alasan lain dipilihnya Rudi Soedjarwo untuk menyutradarai film tersebut.
"Sesudah ngobrol dengan produser Yoen K, kami kemudian sepakat untuk menunjuk Rudi Soedjarwo sebagai sutradara. Pertama, dia sutradara yang bagus dan kuat di drama. Kedua, dia adalah anak dari mantan Kapolri alm. Anton Soedjarwo. Keterikatan Rudi dengan polisi inilah yang membuat dia sangat cocok menyutradari film ini," ujar Denny Siregar.
Alasan Angkat Peristiwa Mako Brimob 2018 Dalam 'Sayap-Sayap Patah'
Denny Siregar juga mengungkap alasan peristiwa Mako Brimob 2018 diangkat dalam film "Sayap-Sayap Patah". Ia mengatakan karena peristiwa kejahatan tersebut sarat dengan nama agama yang disalahartikan.
"Kerusuhan di Mako Brimob adalah kejadian besar di 2018. Sayangnya, peristiwa itu seakan terlupakan. Saya ingin mengangkatnya kembali lewat film ini karena kejadian tersebut sarat peristiwa kejahatan atas nama agama yang disalahtafsirkan," ungkap Denny Siregar.
Baca Juga: Viral Adegan Ranjang Ariel Tatum dan Nicholas Saputra, Netizen Heboh!
"Saya juga ingin membuat monumen untuk lima orang anggota Densus 88 yang gugur dalam peristiwa itu. Selama ini, banyak sekali narasi yang dibangun seolah-olah kejadian terorisme itu tidak ada. Terorisme itu ada dan sangat nyata. Korbannya begitu banyak," sambungnya.
Dalam film ini juga ada muatan kisah cinta keluarga. Denny Siregar menjelaskan penggunaan karakter fiktif dalam "Sayap-Sayap Patah" dilakukan agar tidak menyinggung keluarga korban.
"Film 'Sayap-sayap Patah' bukanlah film aksi, tetapi ini film drama. Kisah tentang seorang lelaki yang berprofesi sebagai polisi, sekaligus seorang kekasih, yang terjebak dalam kerusuhan di Mako Brimob. Terinspirasi dari kejadian nyata, karakter fiktif sengaja digunakan supaya tidak menyinggung keluarga korban," jelasnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
8 Kemesraan Nicholas Saputra dan Ariel tatum di Film Sayap-Sayap Patah
-
Ariel Tatum dan Nicholas Saputra Adegan di Ranjang Viral, Publik: Paling Meresahkan
-
Viral Adegan Ranjang Ariel Tatum dan Nicholas Saputra, Netizen Heboh!
-
Berita Batam Kemarin 18 Mei 2022: Ariel Tatum dan Nicholas Saputra Mesra di Film-Pelayaran ke Malaysia Dibuka di Karimun
-
Ariel Tatum dan Nicholas Saputra Mesra di Film Sayap-Sayap Patah, Netizen Makin Iri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka