Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari Ferry Irawan. Penyakit saraf kejepit yang ia alami kabarnya jadi semakin parah.
"Saya sekarang ini kayak kambuh lagi. Bahkan sampai ke lengan saya tuh sudah kebas. Leher terus sampai ke pergelangan tangan itu kebas," ungkap Ferry Irawan dalam sebuah wawancara pada 11 Agustus 2022.
Bahkan dalam satu waktu, Ferry Irawan sampai tidak bisa berjalan karena sakit yang ditimbulkan akibat saraf kejepit.
"Kalau lagi kambuh itu saya kadang juga sampai tidak bisa jalan," tutur Ferry Irawan.
Sadar kondisi suaminya semakin tidak beres, Venna Melinda selaku istri Ferry Irawan akhirnya meminta sang suami menjalani endoskopi PECD. Di mana endoskopi PECD merupakan salah satu teknik pengobatan dari Jerman.
"PECD bekerja dengan selongsong kamera berdiameter 4mm untuk mengambil atau melepas bantalan tulang yang menjepit saraf. Risiko untuk kerusakan jaringan atau cedera pada pembuluh darahnya kecil," papar Dokter Mahdian Nur Nasution yang menangani Ferry Irawan.
Ferry Irawan sendiri mulai merasa tidak nyaman di bagian leher sepulang dari perjalanan ke Bali. Namun ia mengabaikan hal itu karena berpikir hanya salah posisi tidur saat menumpang pesawat.
"Mungkin di pesawat kan tidur agak sedikit kurang nyaman ya," kata Ferry Irawan.
Selain itu, Ferry Irawan juga sempat melakukan aktivitas yang membebani leher dan punggungnya. Sehingga ia tidak berpikir bahwa sakit yang dialami timbul akibat saraf kejepit.
Baca Juga: VIDEO Reaksi Jijik Verrell Bramasta saat Datangi Tempat Kumuh, Tuai Pro Kontra
"Saya juga sering main sama anak tuh, gendong-gendong dia di belakang sini," pungkas Ferry Irawan.
Berita Terkait
-
Meninggal di Tempat Pijat, Ayah Venna Melinda Ternyata Punya Riwayat Sakit Jantung
-
Tubuh Mendadak Kaku, Kronologi Lengkap Meninggalnya Ayah Venna Melinda di Tempat Pijat
-
Ayah Venna Melinda Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Kini Tak Tahu Dirawat Siapa
-
Kabar Duka, Ayah Venna Melinda Meninggal Dunia
-
Ajang Puteri WITT 2026 Digelar Lagi, Venna Melinda Turun Tangan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan