Suara.com - Drama Korea Narco-Saints dikecam pemerintah Suriname lantaran dianggap menjelekkan imej negara mereka. Produser dari serial original yang dirilis Netflix pada 9 September 2022 ini akan dibawa ke meja hijau.
Menurut situs web pemerintah Suriname, Menteri Luar Negeri, Bisnis Internasional dan Kerjasama Internasional (BIBIS), Albert Ramdin, mengatakan pada 13 September bahwa dia akan mempertimbangkan tindakan hukum terhadap tim produksi Narco-Saints.
Menteri Ramdin mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap tim produksi dengan menjelaskan bahwa drama garapan sutradara film The Spy Gone North itu telah menodai imej negara mereka. Dalam Narco-Saints, Suriname digambarkan sebagai "negara narkoba."
Pemerintah Suriname juga akan mengajukan komplain kepada pemerintah Korea Selatan. Ramdin menekankan bahwa kebebasan berekspresi juga penting tetapi harus memiliki batasan.
Lebih lanjut, Ramdin menjelaskan bahwa Suriname bukanlah negara seperti yang digambarkan dalam drama. Mereka merasa tidak terlibat dalam perdagangan narkoba besar-besaran.
Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dilaporkan memantau situasi setelah menerima laporan melalui kantor diplomatik setempat. Korsel dan Suriname diketahui menjalin hubungan diplomatik pada 1975.
"Setelah serial Netflix (Narco-Saints) ditayangkan, pemerintah Suriname belum menyatakan posisinya kepada pemerintah kami. Kami melanjutkan upaya untuk menjaga hubungan persahabatan dengan Suriname," kata pejabat dari Kementerian Luar Negeri Korsel dikutip dari Allkpop, Kamis (15/9/2022).
"Warga Korea yang tinggal di Suriname mungkin menghadapi kesulitan setelah penayangan drama tersebut. Kami akan melakukan yang terbaik untuk keselamatan mereka," ucap Kedutaan Besar Korsel di Venezuela.
Narco-Saints yang memiliki judul asli Suriname menceritakan tentang warga sipil yang terlibat operasi rahasia Badan Intelijen Nasional dalam upaya menangkap seorang gembong narkoba Korea yang telah mengambil alih Suriname.
Baca Juga: Lagi Trending di Netflix, Mengapa Narco Saints Layak Kamu Tonton?
Dalam drama yang dibintangi Ha Jung Woo dan Hwang Jung Min ini, pemerintah Suriname digambarkan sebagai organisasi korup yang membela kejahatan dengan menjadi bekingan bandar narkoba.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga