Suara.com - Vincent Verhaag menghadiri sidang atas gugatan seterunya, Christoper Steffanus Budianto alias Steven, dengan tuduhan pencemaran nama baik. Sidang tersebut beragendakan mediasi antara kedua belah pihak.
Sidang mediasi tersebut bakal digelar pekan depan, Rabu (26/10/2022). Namun sebelum agenda tersebut digelar, pihak Vincent Verhaag menaruh keraguan.
"Karena apa? Prinsipal ini tidak hadir dari panggilan polisi," kata pengacara Vincent Verhaag, Rolland E. Potu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022).
Sebagai informasi, sebelum Steven memperkarakan kasusnya, Jessica Iskandar bersama Vincent Verhaag lebih dulu melaporkan pebisnis tersebut. Ini terkait dengan hilangnya 11 mobil senilai Rp 9,8 miliar.
"Kami berupaya meminta perlindungan hukum. Ini warga yang mencari keadilan," kata pengacara Vincent Verhaag.
Sebagai bukti bahwa bukan hanya dirinya yang menjadi korban, Vincent Verhaag juga menghadirkan korban lain yang bernasib sama dengannya.
"Saya juga korban CSB dan sudah melaporkan ke Polda Jawa Timur dan dia mangkir," kata Erwin.
Erwin menambahkan, dia sebenarnya sudah diberikan cek sebagai pengganti. Namun karena unsur pencairan tidak terpenuhi, maka uangnya belum kembali.
"Pencairan cek tidak memenuhi syarat. Jadi tanda tangan yang seharusnya dua tapi hanya satu, yaitu dia saja," imbuh Edwin.
Baca Juga: Sakit Tiroid Kambuh, Jessica Iskandar Absen Sidang Gugatan Steven
Pengacara Vincent Verhaag menimpali, "Di sini ada korban yang kerugiannya dua kali lipat dari Ibu Jessica, Rp 21 miliar."
Berkaca pada adanya korban lain, untuk itu Vincent Verhaag meminta Steven hadir secara langsung untuk menyelesaikan perkara.
"Kalau memang dia enggak salah, ya sudah hadir. Ayo ketemu, ngapain susah-susah?"
Berita Terkait
-
Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo
-
Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu
-
Hari Bahagia Berubah Panik, Anak Jessica Iskandar Alami Cedera Tangan Saat Ultah
-
Jessica Iskandar Diteror Santet, Sang Asisten Malah Jadi Korban Salah Sasaran
-
Sisi Gelap Dunia Artis Dibongkar Jessica Iskandar: Dari Tawaran 'Dinner' hingga Ancaman Bangkrut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang
-
Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup