Suara.com - Kebiasaan Dinar Candy tampil seksi sempat mendapat kritik publik dan keluarga. Ia dianggap tidak bisa menjaga marwah sang ayah, Acep Ginayah, yang sehari-hari dikenal berprofesi sebagai guru ngaji.
Namun rupanya, ada cerita di balik itu semua. Dinar Candy dibebaskan melakukan apa saja yang ia mau karena pernah terkena penyakit misterius di masa lalu.
"Dinar dulu sempat sakit dan ngebuat aku hampir meninggal," ungkap Dinar Candy di kawasan Gunawarman, Jakarta baru-baru ini.
Dinar Candy awalnya mengalami pembengkakan di bagian perut yang mengganggu aktivitasnya selama setahun.
"Dinar dulu badannya kurus, tapi perutnya gede kayak orang hamil. Dinar sampai nggak bisa jalan dan berhenti kuliah gara-gara sakit itu," kisah Dinar Candy.
Dari pemeriksaan awal, dokter menyebut ada cairan dalam perut Dinar Candy yang harus dikeluarkan lewat operasi. Namun dalam pemeriksaan berikutnya, tidak ditemukan apa pun dalam tubuh sang DJ.
"Awalnya sempat dibilang ada cairan. Tapi pas diperiksa lagi, ternyata nggak kenapa-kenapa. Tapi perutnya bengkak kayak orang hamil," terang Dinar Candy.
Kondisi Dinar Candy membuat kedua orangtuanya bingung. Sampai-sampai sang ibu bernazar untuk mengizinkan putrinya melakukan apa saja asalkan bisa sembuh.
"Jadi mama bikin nazar, sampai aku bisa sembuh, apa pun yang aku mau nggak akan dilarang," kenang Dinar Candy.
Baca Juga: Diungkap Dinar Candy, Nikita Mirzani Diduga Pernah Berhubungan Intim dengan Fero Walandouw
Doa ibu Dinar Candy pun terjawab. Putrinya tiba-tiba sembuh dan bisa beraktivitas lagi seperti biasa.
Janji sang ibu lah yang kemudian dimanfaatkan Dinar Candy untuk berani tampil seksi. Ia sendiri pun mengakui bahwa tindakannya kelewat batas.
"Dinar sadar, semua yang Dinar lakuin bikin bingung. Memang ya kayak kebablasan gitu," papar Dinar Candy.
Namun setidaknya, Dinar Candy membuktikan bisa sukses lewat penampilan seksi dan kemampuan bermusik. Terbaru, ia berhasil memberangkatkan keluarganya ke Tanah Suci untuk ibadah umrah.
Berita Terkait
-
Tolak Gratisan, Dinar Candy Pilih Boyong Keluarga Umrah Awal Ramadhan
-
Ridho Ilahi Ngaku Pernah Pacaran dengan Chika Jessica, Jadian Lewat Telepon
-
Diungkap Dinar Candy, Nikita Mirzani Diduga Pernah Berhubungan Intim dengan Fero Walandouw
-
Dituding Siva Aprilia Gak Punya Prestasi, Dinar Candy Ngadu ke Teman-Teman Artis Tapi Dicuekin
-
Sampai Ingin Pukul, Siva Aprilia Ungkap Kebencian ke Dinar Candy
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Virgoun di Big Bang Festival: Cerita Last Child Nyaris Bubar, Siap Sambut 2 Dekade
-
5 Fakta Menarik Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Versi Animasi di Netflix
-
Sinopsis Drakor Honour, Ajang Comeback Lee Na Young yang Angkat Kisah 3 Pengacara Perempuan Tangguh
-
Galang Dana buat Bencana Sumatra, Big Bang Festival Kumpulkan Rp22 Juta
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Stranger Things Finale: Siapa Saja Korban Tewas dan Apa yang Terjadi dengan Eleven?
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar