Suara.com - Nama besar Deddy Dores nyatanya tidak begitu membuka jalan kepada anaknya, Calvin Dores dalam hal bermusik. Musisi 32 tahun itu bahkan harus luntang-lantung mencari label yang mau memproduksi lagunya.
Calvin Dores tidak hanya sekali mendatangi label musik. Ada beberapa perusahaan yang bahkan kenalan sang ayah, Deddy Dores yang menjadi harapannya.
"Saya mau keluarin single ke beberapa label, dari label kecil ke besar. Belum juga dengar lagu saya, 'oh, entar dulu deh'," kata Calvin Dores ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Selasa (28/3/
"Pernah ke temen papa, dia di label besar, saya cuma pengen didengerin dulu aja deh. Tapi dia bilang 'oh lagi ada (proyek) ini, ini, ini'," ujarnya lagi.
Kekecewaan Calvin Dores makin bertambah saat ia tahu hanya orang-orang tertentu mendapat perhatian dari perusahaan label tersebut.
"Karena yang diperhatiin yang punya duit," ujar bapak dua anak ini.
Calvin Dores nyatanya juga pernah mengalami hal serupa. Ia menangani seseorang yang katanya secara kemampuan biasa saja, namun bisa terkenal karena uang.
"Saya pernah mendirect salah satu penyanyi, suara dia biasa aja. Tapi karena punya duit, jadi bisa. Itu yang sebenarnya menghancurkan negeri sendiri," kata Calvin Dores.
Karena merasa mampu untuk menangani seseorang, ditambah dengan kekecewaan pada label musik, Calvin Dores akhirnya memproduksi lagu sendiri. Ia menggelontorkan Rp 120 juta demi merilis single setahun lalu.
Tapi kemudian harapan Calvin Dores pupus seiring dengan sedikitnya orang yang mendengar lagunya.
Baca Juga: Miris Banget, Anak Deddy Dores Sampai Jual Celana untuk Beli Beras
"Kemarin modal habis-habisan, single, wah kok nggak ada yang dengar sama sekali. Saya benar-benar bangkrut. Mungkin terlalu berani ambil keputusan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak