Selain manggung, katanya kamu boleh ikut rekaman bareng Zivilia juga ya dari penjara?
Iya. Saya sangat berterima kasih karena teman-teman saya di luar masih ada kepedulian terhadap saya yang sudah empat tahun vakum. Mereka menanggap saya masih bisa berkarya dan menanggap saya masih berpotensi.
Proses perizinannya seperti apa?
Mereka berusaha bekerja sama dengan pihak lapas untuk bisa kembali rekaman mengeluarkan single.
Berarti proses rekaman lagu dilakukan di penjara?
Iya, saya di lapas itu hampir setiap hari di studio musik. Kebetulan saya kan memang diberi kepercayaan oleh bapak pembina kami untuk menjadi tahanan pendamping yang mengurusi bagian musik.
Kamu tadi bilang, sempat putus asa dan tidak mau bermusik lagi. Kenapa?
Kan alat musik saya sudah habis semua terjual, jadi kayaknya sudah nggak mau main musik lagi.
Berarti hanya ingin berhenti karena sempat tidak punya alat musik lagi ya?
Baca Juga: Di Penjara, Zul Zivilia Belajar Bikin Film Pendek Sampai Jadi Sutradara Napi Teroris
Ya bagaimana, alat-alat musik itu kan ibaratnya kan cangkul saya, buat saya kerja. Jadi kalau itu nggak ada tuh saya putus asa.
Jadi sekarang sangat bersyukur ya diberi kesempatan pihak lapas untuk bermusik lagi?
Iya, alhamdulillah. Apalagi sekarang kondisi keluarga juga sangat butuh, membutuhkan. Kondisi ekonomi akhirnya membuat saya rekaman lagi, produksi lagi. Ya tetap berkarya lah untuk mencukupi kebutuhan keluarga di rumah.
Selain bermusik, ada kegiatan apa lagi di penjara?
Ada seni teater juga. Baru-baru ini kami sempat membuat film pendek dan kebetulan nanti ada acara untuk narapidana terkait kasus terorisme, kebetulan yang buat teaternya saya juga. Jadi untuk bidang kesenian di lapas itu kebetulan saya dipercaya untuk mengurusi.
Perubahan apa yang kamu dapat setelah 4 tahun di penjara?
Banyak banget tentunya. Perubahannya saya lebih tahu diri. Menjadi lebih baik, selalu berusaha. Saya bisa lebih menghargai orang, menghargai keluarga, menghargai istri. Berbeda dengan dulu ya, mendapat teguran dan seperti itu. Terutama dulu kan benar-benar saya sulit lepas dari narkoba.
Sudah kapok ya dengan vonis 18 tahun?
Ya sekarang alhamdulillah sudah bersih total. Sama sekali nggak kepikiran untuk kembali lagi mencoba barang haram tersebut.
Akan berkarya terus sampai bebas nanti?
Insya Allah. Saya selalu menghindari untuk meminta, saya nggak mau meminta-minta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
-
Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan