Suara.com - Inul Daratista mengomentari aksinya mengizinkan David Ozora memegang kumis sang suami, Adam Suseno yang viral di media sosial. Ia tak menyangka keputusan menemui korban penganiayaan itu bakal membuatnya panen pujian.
"Kan aku memang karena kepengin saja buat ke sana," kata Inul Daratista di kawasan Tendean, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Sebagai orangtua, Inul Daratista seperti mendapat panggilan hati untuk memenuhi keinginan David Ozora memegang kumis Adam Suseno.
"Waktu kemarin ada video dia pengin pegang kumis Mas Adam, itu kayak semacam panggilan hati untuk mau ke sana," ujar Inul Daratista.
"Saya juga punya anak ya, jadi gimana perasaan seorang ibu gitu melihat anaknya seperti itu," sambung sang pedangdut.
Bahkan, Inul Daratista sampai tidak bisa menggambarkan kebahagiaannya saat melihat David Ozora tertawa lepas gara-gara kumis Adam Suseno.
"Jadi ketika saya datang, 'Mau megang kumisnya Mas Adam?'. Wah, dia langsung pegang dan ketawa. Itu subhanallah, hati saya sangat berbunga-bunga. Itu yang sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ujar Inul Daratista.
"Saat diajak ngobrol juga merespons. Pas saya bilang, 'Cepat sembuh ya', sama dia dijawab, 'Iya, sebentar lagi'," katanya lagi.
Besar harapan Inul Daratista untuk David Ozora bisa sembuh seperti sedia kala. Sekalipun sang ayah, Jonathan Latumahina sempat berkata bahwa kecil kemungkinan putranya dapat kembali normal.
Baca Juga: Merinding! Ini Sosok yang Bangunkan David Ozora dari Komanya
"Aku tetap berharap David dapat sembuh seperti sedia kala," ujar Inul Daratista.
Inul Daratista juga ingin ketiga pelaku penganiayaan berat berencana terhadap Cristalino David Ozora dijatuhi hukuman setimpal.
"Saya berharap David mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Mudah-mudahan hukumannya bisa dapat yang seimbang dengan tindakannya," ucap Inul Daratista.
Sebagaimana diketahui, polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus penganiayaan brutal terhadap Cristalino David Ozora beberapa waktu lalu.
Mereka adalah Mario Dandy Satriyo sebagai pelaku penganiayaan, serta Shane Lukas Lumbantoruan dan AG selaku pihak yang diduga memantik tindak kekerasan.
AG sudah divonis 3,5 tahun penjara atas keikutsertaan merencanakan tindak penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. Hakim memberikan hukuman lebih ringan dari tuntutan 4 tahun penjara jaksa penuntut umum karena usia pelaku yang masih di bawah umur.
Sedang dua tersangka lainnya yakni Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Lumbantoruan masih menunggu giliran untuk diadili.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover