/
Rabu, 12 April 2023 | 13:34 WIB
David Ozora (Instagram/@insta_julid)

David Ozora, korban anak yang mengalami luka berat hingga sempat koma akibat penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, mengaku sempat bermimpi.

Mimpi anak 15 tahun itu, adalah bertemu almarhum Abdurrahman Wahid atau yang kerap dipanggil Gus Dur. Sosok yang dia idolakan selama dirinya beraktivitas dan belajar agama.

Hal itu dibagikan dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @erlanggs2. David Ozora mengaku dalam ketidaksadarannya, ia bermimpi.

Gus Dur saat itu mendekat kepada David yang sedang terbaring. Dalam mimpi yang ia alami itu, Gus Dur hanya meminta David untuk tetap sabar, termasuk bisa segera melalui masa kritisnya itu.

Keduanya sempat berbincang, namun David hanya mengingat beberapa kalimat yang terucap dari tokoh keagamaan itu.

"Gus Dur bilang waktu itu, 'tenanan yoo'," ujar David Ozora dikutip, Rabu (12/4/2023).

Tak banyak perbincangan yang terjadi saat David Ozora mengalami mimpi bertemu Gus Dur itu. Hal itu sekelebat dia rasakan, dan mulai merasa bisa siuman dari komanya.

Saat bercerita itu, ada beberapa kerabat termasuk ayahnya, Jonathan Latumahina yang ikut mendengar. Ia lantas meminta sang anak untuk tenang.

"Nyebut dulu, nyebut dulu, astaghfirullah. Kamu anak yang hebat dan kuat," kata Jonathan.

Baca Juga: Sudah Satu Bulan Lebih David Ozora Dirawat, Jonathan Ungkap Siapa yang Menjamin Biayanya

Memang tak bisa menjamin cerita itu bisa benar karena David mengalaminya di dalam mimpi.

Di sisi lain, David Ozora juga sudah berniat jauh-jauh hari untuk bisa berziarah ke makam Gus Dur yang ada di Jombang.

Hal itu juga dijelaskan oleh Jonathan, mengingat David aktif di kegiatan keagamaan dan pemuda muslim.

Load More