Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memaafkan perbuatan Oklin Fia yang membuat konten makan es krim di selangkangan pria, setelah pihaknya meminta maaf secara langsung.
Menurut Ikhsan Abdullah, selaku Wakil Sekjen Badan Hukum MUI, perbuatan Oklin Fia tidak termasuk dalam penodaan atau penistaan agama, melainkan persoalan moral dan akhlak.
Ikhsan Abdullah juga merasa kasus Oklin Fia ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum, tetapi cukup diberi teguran dan nasihat sebagai sesama umat muslim atau saudara sebangsa.
"Ditegur itu kan bagian dari berdakwah, jadi jangan langsung lapor polisi. Itu nanti kan kurang baik dan buat polisi jadi beban. Ini sudah pas menyampaikannya ke MUI jurusannya moral," ujar Ikhsan Abdullan dalam acara The Prime Show with Aiman di Inews TV, Rabu (30/8/2023).
Ikhsan Abdullah juga mengingatkan Oklin Fia bahwa banyak konten yang lebih bermanfaat yang bisa diproduksi untuk mendapatkan viewers.
Menurutnya, kreativitas anak muda yang sekarang ini sangat bagus dan harus diarahkan, bukannya dihambat meskipun tetap ada batasannya.
"Kalau ada yang keliru sebagai sahabat sesama muslim atau yang lain selama kita sebangsa dan setanah air ya nggak papa ditegur saja, itu namanya nasihat," tuturnya.
Ikhsan Abdullah pun berpesan kepada semua orang dan pihak penyidik untuk lebih membedakan kasus penistaan agama dan masalah moral serta akhlak.
"Saya kira ini jauh dari masalah moral agama, tidak perlu lagi ya berpesan kepada masyarakat dan aktivis hukum atau penyidik ya harus dibedakan lah mana penodaan agama dan tidak," kata Ikhsan.
Baca Juga: Kerabat Putri Anne Diduga Sindir Arya Saloka 'Lelaki Busuk', Warganet: Ayo Dong Klarifikasi
Persoalan moral dan akhlak seharusnya cukup diluruskan secara sosial dan tak perlu ke ranah hukum yang hanya menambah beban pihak kepolisian.
Menurutnya, hukum memang harus ditegakkan tapi masalah keagaman seharusnya ditangani secara agama dan sosial, tidak semuanya harus dihukum.
"Hukum memang harus ditegakkan tapi masalah sosial keagamaan ya dikembalikan ke masalah agama dan masalah sosial, sehingga tertib nih nggak ada orang yang harusnya tidak dihukum jadi dihukum kan malah jadi masalah," lanjutnya.
Ikhsan Abdullah juga meminta Oklin Fia untuk tak berhenti berkarya dan beraktivitas akibat masalah yang sekarang menimpanya.
"Kamu mulai hari ini terus berkreativitas, jangan karena persoalan ini kamu down dan kamu menyesali diri terus," ujar Ikhsan.
Bahkan, pihak MUI juga siap membantu Oklin Fia bila masih dituding melakukan penistaan agama terkait konten makan es krim tersebut.
"Kalau nanti diperlukan bahwa ini penodaan atau bukan akan kami jawab dari sini. Tapi tunggu, jangan mengulangi lagi perbuatannya. Kalau mengulangi lagi ya itu tanggung jawab pribadi ya," tegasnya.
Berita Terkait
-
Belum Lengkap, Jaksa Pulangkan Berkas Perkara Penistaan Agama Panji Gumilang ke Penyidik Bareskrim
-
Gegara Konten Jilat Es Krim, Oklin Fia Stres Diteror Usai Nomor Telepon dan Alamatnya Tersebar
-
Sambil Tahan Tangis, Oklin Fia Akui Menyesal Bikin Konten Jilat Es Krim: Setiap Orang Pasti Punya Salah
-
Bebi Silvana Kabur Lagi dari Rumah Opick, Wulan Guritno Segera Diperiksa Polisi Kasus Judi Online
-
Dimaafkan, MUI Sebut Konten Mesum Oklin Fia Bukan Penistaan Agama
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial