Suara.com - Food vlogger yang belakangan sedang ramai diperbincangkan publik lantaran berseteru dengan rekan sejawatnya, Farida Nurhan alias Omay, yakni Codeblu, mengungkap sisi lain dari review makanan warung makan Madun Oseng atau Nyak Kopsah.
Codeblu menjelaskan bahwa sebelum membuat konten YouTube, ia dan istri sudah memakannya di tempat. Lalu, mereka membawa pulang sebagian pesanan untuk di-review ulang di rumah.
Namun, Codeblu hampir membatalkan review tersebut karena sudah tidak berselera makan. Terlebih menu yang dikonsumsinya di warung makan menurutnya tidak enak.
"Malamnya kami review lagi, ulang, yang di YouTube. Percaya enggak? Gue enggak mau lakukan itu tadinya," ujar Codeblu di podcast Denny Sumargo yang tayang Rabu (27/9/2023).
Laki-laki bernama asli William Anderson itu menambahkan, "Kesatu, gue itu kan iseng-iseng (makan di Nyak Kopsah) dan kedua itu, sudah tidak nikmat makannya."
Tetapi Codeblu sangat penasaran dengan isi fuyunghai yang ia pesan, yang setelah dipesan hanya berisi satu ekor udang kecil saja.
Menurut Codeblu, bisnis warung makan Nyak Kopsah tidak masuk akal secara etis, business wise, dan konteks restoran.
"Lu sudah 25 tahun jualan itu lu harusnya ngerti, lu harus memberikan value. Gue menyayangkan di situ," imbuh Codeblu.
Di sisi lain, Codeblu tidak merasa dirinya menyerang usaha milik Madun Oseng. Sebaliknya, kritikannya itu sebenarnya membangun dan dapat dijadikan pembelajaran.
Baca Juga: Kecewa, Farida Nurhan Kini Sebut Bang Madun Oseng Cuma Teman Biasa
"Misalkan gue sebagai business man, gue akan invest ke dia, perbaikin bisnisnya, kasih restoran yang benar, yang tepat supaya ada SOP," tutur Codeblu.
Berita Terkait
-
Sudah Damai, Nyak Kopsah Minta Farida Nurhan Lakukan Hal Ini ke Codeblu
-
Nyak Kopsah Klarifikasi soal Kantong Plastik untuk Bungkus Makanan: Konsepnya Begitu!
-
Nimbrung Soal Food Vlogger, Tasyi Athasyia Malah Disebut Satu Spesies dengan Farida Nurhan
-
Anak Farida Nurhan Bikin Sayembara Cari Haters, Warganet Sarankan Berguru ke Rachel Vennya
-
Farida Nurhan Akui Menyesal Bantu Bang Madun: Seandainya Waktu Bisa Diputar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun