Suara.com - Angela Lee buka suara usai dipanggil Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan atas kasus gembong narkoba internasional, Fredy Pratama. Ia mengaku kaget saat pertama mendapat surat panggilan.
"Kaget, orang kenal aja nggak," ujar Angela Lee saat dikonfirmasi, Rabu (4/10/2023).
Angela Lee ikut dimintai keterangan usai penyidik Bareskrim Polri menyita salah satu aset milik rekan Fredy Pratama di Yogyakarta atas dugaan menerima aliran TPPU. Sosok yang dimaksud ternyata mantan pacar Angela, yang setelah asetnya disita juga sempat dipanggil sebagai saksi.
"Itu tuh awalnya mantan pacarku dipanggil. Dia nggak keseret ya tapi, dia saksi," ujar Angela Lee.
Tidak diceritakan secara detail oleh Angela Lee seperti apa suasana pemeriksaan di Bareskrim Polri. Ia cuma memastikan tidak tahu-menahu perihal masalah hukum yang menimpa Fredy Pratama.
"Aku bersih, nggak kenapa-kenapa," kata Angela Lee.
Angela Lee juga menegaskan tidak pernah mengenal atau menerima barang apa pun dari Fredy Pratama. Ia meminta untuk tidak dikait-kaitkan lagi dengan masalah hukum Fredy.
"Tolong jangan digoreng ya. Aku nggak tahu dan nggak kenal Fredy Pratama," ucap Angela Lee.
Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri meminta keterangan Angela Lee selaku saksi atas kasus Fredy Pratama pada Selasa (3/10/2023). Penyidik butuh keterangan sang artis untuk mengumpulkan bukti dugaan TPPU yang dilakukan Fredy sebagai gembong narkoba.
Bareskrim Polri sendiri lewat operasi 'Escobar' dengan seluruh jaringan Polda se-Indonesia masih terus memburu Fredy Pratama. Sampai saat ini, mereka sudah berhasil melucuti jaringan narkoba tersebut dengan menangkap 39 orang kaki tangan dan 10,2 ton sabu.
Selain pengedaran narkoba, Bareskrim Polri juga mengendus dugaan TPPU yang dilakukan Fredy Pratama untuk mengaburkan uang hasil kejahatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim