Suara.com - Rebecca Klopper kembali dihebohkan atas video syur mirip dirinya yang kembali muncul ke publik untuk ketiga kalinya. Kali ini dua video sekaligus yang berdurasi 11 menit dan satu menit 40 detik.
Karena hal itu aktris 21 tahun itu dilaporkan ke polisi karena dinilai meresahkan oleh masyarakat. Pacar Fadly Faisal itu disesak untuk ikut dihukum atas kesalahannya.
Kuasa hukum Rebecca Klopper, Muannas, kemudian buka suara terkait hal itu. Dia berdalih menurut hukum kliennya tidak bisa dikenai pidana.
"Itu yang tadi sudah kami jelaskan bahwa maunya si pelapor begitu, tapi kan maunya hukum enggak begitu," kata Muannas dalam jumpa pers di kawasan Petogongan, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2023).
"Karena di pasal itu dijelaskan, dikecualikan kan, misalnya bukan untuk disebarkan atau ada untuk kepentingan pribadi. Kalau orang telanjang misalnya divideoin, enggak bisa diakses sama publik, bukan pidana," katanya menjelaskan.
Kemudian kasus Rebecca Klopper ini disamakan dengan kasus yang pernah menyeret Ariel NOAH. Muannas menilai apa yang dialami kliennya berbeda dengan kasus Ariel tersebut. "Kalau itu (Ariel) kan ke orang lain, ini kan ke pasangannya," ucap Muannas.
Lebih lanjut pengacara Rebecca Klopper yang lain, Raudhah Mariyah menyebut kliennya merupakan korban. Selain video mirip dirinya disebar, bintang film Catatan Si Boy itu juga diancam.
"Setelah kita pelajari, kasus ini berkaitan dengan kekerasan gender online dengan berbagai macam kekerasan. Bisa terjadi karena revenge porn, adanya manipulasi, kemudian ada pihak yang sakit hati, kemudian mengikuti dengan pengancaman," tutur Raudhah Mariyah.
"Kita punya bukti-bukti terkait itu semua, kita sudah mengumpulkan bukti-bukti tentang pengancaman pada saat itu," katanya menyambung.
Baca Juga: Rebecca Klopper Laporkan 8 Akun Penyebar Video Asusila Mirip Dirinya
Kini Rebecca Klopper sudah resmi melaporkan oknum penyebar video sekaligus pengancam itu ke polisi. Namun, pihak kuasa hukum tak menjelaskan secara detail soal pelaporan tersebut.
"Sudah dilaporkan, yang jelas ada pengembangan juga tentang pasal 14 UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Rebecca Klopper Laporkan 8 Akun Penyebar Video Asusila Mirip Dirinya
-
4 Fakta Kondisi Terbaru Rebecca Klopper Pasca Video Syurnya Tersebar
-
Video Syur Mirip Rebecca Klopper Kembali Tersebar Ketiga Kali, Pacar Fadly Faisal Tak Malu Tampil di Depan Publik
-
Cemburu, Jadi Alasan Mantan Pacar Sebar Video Syur Mirip Rebecca Klopper
-
Pemeran Pria di Video Syur Rebecca Klopper Terungkap, Kini Sudah Jadi Mantan Pacar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan