Suara.com - "Giovanni Weber. Saya berutang banyak kepada lelaki ini. Dia membantu membesarkan saya. Memberikan pekerjaan pertama di usia 12 tahun dengan membuat kursi di gudangnya.
Sekaligus mengenalkan saya kepada design dan arsitektur. Mengajarkan soal bisnis dan usaha di usia muda, mengantar ke sekolah dan universitas. Giovani sosok ayah baik yang saya kagumi dan sangat cintai. Terima kasih telah membuka dunia saya, Papa. Rest In Peace."
Begitu bunyi ratapan kesedihan Hamish Daud, suami penyanyi Raisa, yang baru saja kehilangan ayahnya, Giovani Weber. Panjang lebar Hamish mengungkapkan kesedihannya harus kehilangan Giovani, meskipun pria tersebut merupakan ayah sambungnya.
Meskipun bukan ayah biologis, almarhum Giovani Weber memiliki andil dalam hidup Hamish. Sejak kecil, Weber ikut mengasuh Hamish dan adik-adiknya. Bahkan, kasih sayang Weber kepada Hamish bagai anak kandung sendiri.
Seperti curhat di medsosonya, Hamish mengenang Weber yang ikut mengantar dirinya saat masih bersekolah hingga ke jenjang universitas. Weber pula yang mengenalkan Hamish kepada dunia design dan arsitektur.
Hamish Daud diketahui berdarah campuran. Ia lahir dari rahim perempuan asal Madura bernama Latiffa Suhdi, sedangkan ayahnya David Wyllie berdarah Australia. Ayah Hamish dikehatui sudah cukup lama menetap di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Hamish Daud Wyllie atau lebih dikenal dengan Hamish Daud lahir 8 Maret 1980. Ia merupakan arsitek, presenter, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Nama Hamish mulai mentereng sejak dipercaya menjadi presenter My Trip My Adventure di Trans TV sejak 2013.
Di industri hiburan Tanah Air, nama Hamish Daud sudah tidak asing lagi. Pria kelahiran Gosford, Australia, 8 Maret 1980 ini dikenal sebagai aktor, presenter, dan arsitek. Namun, di balik kesuksesannya saat ini, Hamish Daud ternyata memiliki perjalanan hidup yang cukup berliku.
Pada usia 2 tahun, Hamish harus putus sekolah karena keterbatasan biaya. Bersama ayahnya, ia pun tinggal di hutan Sumba selama kurang lebih 2 tahun. Pengalaman tinggal di hutan tersebut menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi Hamish.
Baca Juga: 6 Potret Kenangan Hamish Daud dan Ayah Sambung, Giovanni Weber yang Meninggal Dunia
"Saya belajar banyak hal selama tinggal di hutan. Saya belajar untuk bertahan hidup, belajar untuk menghargai alam, dan belajar untuk menjadi orang yang mandiri," kata Hamish dalam sebuah wawancara.
Setelah 2 tahun tinggal di hutan, Hamish dan ayahnya kembali ke Australia. Di Australia, Hamish menempuh pendidikan SMA dan aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti student council.
"Saya ingin menjadi seseorang yang serba bisa," kata Hamish. "Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk aktif di berbagai bidang."
Tamat SMA, Hamish mengambil diploma di Macleay College dan kemudian meneruskan pendidikannya di Southern Cross University, Australia, jurusan arsitektur.
Selama kuliah, Hamish mulai aktif di industri hiburan. Ia memulai kariernya sebagai model dan kemudian merambah ke dunia akting.
Pada tahun 2013, Hamish memulai debut aktingnya dalam film "Rectoverso". Setelah itu, ia membintangi berbagai film dan sinetron, termasuk "Supernova: Ksatria, Putri, & Bintang Jatuh", "Love You... Love You Not", dan "Critical Eleven".
Kesuksesan Hamish di dunia akting membuat namanya semakin dikenal oleh masyarakat luas. Ia pun mulai merambah ke dunia presenter.
Pada tahun 2013, Hamish menjadi presenter acara "My Trip My Adventure" di Trans TV. Acara tersebut sukses besar dan membuat Hamish semakin populer.
Selain sebagai aktor dan presenter, Hamish juga aktif di berbagai kegiatan sosial. Ia merupakan salah satu pendiri yayasan sosial "Hamish Daud Foundation" yang fokus pada pemberdayaan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover