Suara.com - Edward Omar Sharif Hiariej atau dikenal Prof Eddy Hiariej ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan gratifikasi. Netizen kemudian ramai-ramai menyebut apa yang dialami Eddy sekarang sebagai karma atas pernyataannya yang memberatkan Jessica Wongso dalam kasus 'Kopi Sianida'.
Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan yang disinggung soal karma awalnya cuma merespons dengan tertawa. Tapi yang jelas, dia kecewa dengan beberapa pernyataan Eddy sebagai ahli pidana, baik itu di persidangan kasus Kopi Sianida maupun di sejumpah podcast baru-baru ini.
"Hahaha, waduh saya nggak berani bicara karma ya. Eddy itu sebenarnya sahabat saya, dia baik. Walaupun saya sedih dia sebagai seorang ahli tapi di podcast-podcast dia tidak bertindak sebagai seorang ahli pidana lagi, dia seakan-akan mewakili jaksa," kata Otto Hasibuan dikutip dari Youtube Intens Investigasi, Sabtu (9/12/2023).
Menurut Otto Hasibuan, Eddy sudah keluar dari kewenangannya sebagai seorang ahli pidana. Bahkan, dia sampai heran ketika pleidoi dan duplik dari Jessica Wongso sampai dikomentari pria berkacamata tersebut.
"Pleidoi, duplik, kita dia persoalkan, CCTV dikomentari, autopsi dikomentari, dan kebetulan salah pula," ujarnya menohok.
Otto sebagai praktisi hukum juga sering dipanggil menjadi seorang ahli di persidangan. Hanya saja, dia tak pernah melampaui kewenangannya, terlebih sampai menyatakan bahwa seseorang bersalah.
"Kami tidak boleh mengatakan 'saya punya keyakinan bahwa dia pelakunya'. Ya kalau bicara keyakinan nggak perlu ahli pidana," ujar Otto Hasibuan.
Otto masih ingat betul pernyataan Eddy yang memberatkan kliennya di kasus Kopi Sianida. Salah satunya, Eddy mengatakan bahwa jenazah Mirna Salihin yang meninggal diracun telah diautopsi.
Padahal kata Otto, Eddy bukanlah penegak hukum yang menangani kasus tersebut pada 2016 silam.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Yakup Hasibuan, Pantas Jessica Mila Bisa Tenteng Tas Fendi Puluhan Juta
"Dia bukan pihak yang berperkara, bukan penyidik, dia hanya ahli. Jadi kesannya dia mewaliki orang tertentu, mewakili institusi tertentu. Dia bilang alangkah bodohnya kalau penegak hukum itu kalau sampai dalam kematian tidak wajar tidak melakukan autopsi," kata Otto Hasibuan.
Kasus pembunuhan Mirna Salihin belakangan ramai dibahas publik setelah ada film dokumenter di Netflix yang mengangkat kasus tersebut.
Film tersebut memantik opini baru di tengah masyarakat. Tak sedikit yang yakin bahwa Jessica Wongso bukan pembunuh Mirna Salihin.
Prof Eddy merupakan salah satu narasumber yang diwawancarai dalam film dokumenter tersebut. Di persidangan, Eddy memang jadi salah satu ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memberatkan Jessica Wongso.
Jessica Wongso dalam putusan di tingkat pertama dinyatakan terbukti bersalah. Dia divonis 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Tangis Soimah Pecah di Pernikahan Sang Putra, Aksa Uyun Resmi Nikahi Yosika Ayumi
-
Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers
-
Callista Arum Ketakutan Lakoni Adegan Ekstrem di Film Tumbal Proyek
-
Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular