Suara.com - Ibra Azhari menjadi sosok yang seakan tidak kapok ditangkap karena narkoba. Terbaru, ia ditangkap di apartemen kawasan Tangerang Selatan, Kamis (4/1/2024).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan, Ibra Azhari diamankan dengan barang bukti berupa sabu.
"(Ditangkap) kemarin, barang bukti sabu," tulis Kombes M Syahduddi dalam pesannya kepada Suara.com, Jumat (5/1/2024).
Ternyata, Ibra Azhari tidak ditangkap sendiri. Dalam keterangan berbeda dari Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga, adik Ayu Azhari ini diamankan bersama seseorang.
"Wanita NN ini salah satu artis lawas era 90-an,” ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga.
Sementara ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut kasus narkoba yang dihadapi Ibra Azhari.
Sambil menunggu kelanjutan berita, simak rekam jejak Ibra Azhari yang sudah enam kali bersinggungan dengan narkoba.
Ditangkap pertama kali pada 2000
Ibra Azhari pertama kali ditangkap atas kasus narkoba pada 2000. Dari penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti berupa 3,64 gram sabu.
Ditemukan pula 3,1 gram serbuk putih mengandung Diazepam golongan IV dan setengah butir tablet Elsigon mengandung Estazolam golongan IV.
Atas kasus ini, Ibra Azhari dihukum dua tahun penjara.
Setahun bebas, Ibra Azhari ditangkap pada 2003
Ibra Azhari kembali ditangkap pada 2003, atau tepatnya setelah setahun bebas dari penjara atas kasus narkoba.
Ibra diketahui menyimpan kokain, ekstasi dan sabu. Bintang film Bergairah di Puncak ini divonis 15 tahun penjara.
Ibra Azhari ketahuan simpan sabu di penjara