Suara.com - Clara Shinta menjadi salah satu nama yang sempat viral beberapa waktu yang lalu dengan karya yang dibuatnya di media sosial. Terbaru, namanya kembali mencuat karena berpindah kubu paslon capres dan cawapres. Sebagai seorang sosok besar di media sosial tentu tidak sedikit yang kemudian bertanya tentang biaya endorse Clara Shinta.
Tentu pencarian informasi ini sebenarnya tidak lepas dari dugaan bahwa pemindahan dukungannya dipengaruhi oleh kontrak yang mungkin saja ia dapatkan. Tapi lepas dari berbagai gosip yang beredar, sekilas mengenai Clara Shinta dapat Anda lihat di sini.
Mualaf Sejak Tahun 2017
Ia menyatakan diri sebagai mualaf sejak tahun 2017 lalu. Seleb TikTok yang juga dikenal sebagai pengusaha ini banyak membagikan cerita kesuksesan dari bisnisnya pada konten media sosial yang dimilikinya.
Selain cantik dan memiliki media sosial yang pengikutnya tidak sedikit, ternyata dirinya adalah seorang pengusaha. Tidak main-main, usaha yang digelutinya adalah pada ekspor ikan dan bisnis restoran yang sudah memiliki pelanggan internasional.
Terlahir dari keluarga pengusaha, insting bisnisnya sudah dilatih sejak dini. Beberapa tahun lalu diketahui penghasilan dari bisnisnya ini dapat mencapai Rp250,000,000 per hari, dan minimal ada di angka Rp70,000,000 jika sedang tidak terlalu baik.
Ia mengaku telah dididik sejak dini untuk bisa meraih apa yang diinginkan dengan usahanya sendiri, tanpa banyak mengandalkan bantuan dari orang tua dan berbagai pengaruhnya. Uang saku yang diberikan juga tidak dapat dikatakan royal, ini mengapa ia kemudian belajar bisnis sejak usia muda.
Biaya Endorse Clara Shinta
Meski dikenal sebagai seorang pengusaha, namun predikatnya sebagai seleb TikTok jelas mengundang tanya kira-kira seberapa besar biaya endorse Clara Shinta yang berlaku sekarang ini. Dengan total lebih dari 6,5 juta pengikut, valuasinya jelas sangat besar.
Baca Juga: Nunggak 2 Bulan, Denise Chariesta Dituding Tidak Profesional saat Diendorse Makanan
Mengacu pada beberapa sumber, berdasarkan jumlah pengikut maka akun Clara Shinta masuk dalam tier 1, dengan lebih dari 5 juta pengikut. Rata-rata di tahun 2022 lalu, satu unggahan untuk tingkat akun ini memiliki tarif sekitar Rp34,500,000.
Tentu jumlah ini bisa saja berubah, baik meningkat atau turun, tergantung pada dinamika yang terjadi di TIkTok dan pemilik akun itu sendiri.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Pernah Ngaku Pilih 02, Clara Shinta Dicibir Usai Nyebrang ke Anies Baswedan
-
Sosok Clara Shinta, Selebgram Dukung Anies Baswedan
-
Potret Clara Shinta, Ngaku Pilih Prabowo Subianto Tapi Malah Keciduk di Barisan Pendukung Anies Baswedan
-
Denise Chariesta Digeruduk, Imbas Nunggak Konten Endorse Bika Ambon
-
Nunggak 2 Bulan, Denise Chariesta Dituding Tidak Profesional saat Diendorse Makanan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai, Bawang, Beras hingga Daging Kompak Naik, Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Bagaimana Mangrove Membantu Nelayan Kuri Caddi Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem?
-
Kaesang Masuk 'Kandang Banteng' di 2029: Siapa Lebih Kuat, Figur Jokowi atau Mesin PDIP?
-
Sebanyak 69,5 Persen UMKM Kesulitan Akses Pembiyaan Perbankan, Ini Faktornya
-
Ulasan Film Smile 2: Sekuel Paling Mencekam dengan Nuansa Horor yang Pekat!
-
Fakta Baru di Sidang Pencemaran Nama Baik Heni Sagara: Pabrik Pernah Disegel dan Izin Kedaluwarsa
-
Review Buku 'Pertama, Sayangi Dirimu Lebih Dahulu': Kecil Langkahnya, Besar Dampaknya
-
Cerita UMKM Manfaatkan QRIS dan Ekosistem Digital BRI Hingga Tembus Pasar Hong Kong
-
Perry Warjiyo Mundur, Komisi XI DPR Tunggu Nama Calon Gubernur BI dari Presiden
-
Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump