Suara.com - Inul Daratista mengungkap alasan tak mau bergabung dalam tim sukses salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024, sebagaimana yang dilakukan banyak artis lainnya. Padahal sang pedangdut sempat mendapat tawaran.
Bukan tanpa alasan, Inul Daratista mengaku sudah punya banyak job. Inul tak ingin meninggalkan pekerjaan yang sudah terikat kontrak demi menghadiri acara kampanye Pilpres.
"Nggak apa-apa, itu kan pilihan setiap orang ya. Saya kemarin banyak acara, juga banyak yang ngundang untuk nyanyi di acara Pilpres tapi karena jadwalnya selalu dadakan. Sedangkan saya sudah punya jadwal sendiri," ujar Inul Daratista usai mencoblos, Rabu (14/2/2024).
Istri Adam Suseno itu tak mau membuat kecemburuan di antara para paslon. Inul Daratista mengaku dekat dengan ketiga paslon, sehingga tak adil menurutnya untuk mendukung salah satunya.
"Saya itu kan hubungan dengan bapak presiden baik. Dengan Ibu Megawati dan jajarannya baik. Terus hubungan dengan stasiun televisi baik. Dengan Bapak Muhaimin baik, dia orang Jawa Timur," ujar Inul Daratista.
"Saya tidak mau jadi salah satu dari mereka dan yang lainnya jadi cemburu. Itu sih kenapa kemarin tuh berpikir seperti itu. Jadi ora siji, ora telu, ora loro (tidak satu, tidak dua, tidak tiga), karena semuanya berhubungan baik," katanya lagi.
Kendati begitu pemilik "Goyang Ngebor" ini berharap siapa pun presiden yang terpilih nanti bisa menjalani visi misinya sesuai yang dijanjikan.
"Tapi siapa pun presidennya nanti visi misinya tercapai, bukan hanya kepentingan pribadi yang diutamakan," katanya.
Sebelumnya juga ibu satu anak itu juga membeberkan harapannya sebagai pebisnis kepada presiden terpilih kelak. Inul Daratista ingin peraturan untuk bisnis hiburan bisa dibuat jelas dan terang.
Baca Juga: Cerita Pengalaman Gen Z Pertama Kali Nyoblos: Panik Lipat Kertas Suara
"Kan kemarin saya ribut masalah pajak, itu juga benar-benar harus dipilah. Harapan saya nih sebagai pengusaha, kalau bisa nanti bisa lebih diperjelas segala perizinan. Jadi perizinan untuk karaoke keluarga, karaoke plus plus, atau night club atau cafe dsb, ada aturan-aturan yang jelas, itu aja sih dari saya sebagai pengusaha," ujarnya menjelaskan.
Di sisi lain, Inul Daratista dan Adam Suseno sudah mendeklarasikan bahwa mereka netral dan tak memihak. Hal tersebut suami istri buktikan lewat busana putih yang mereka kenakan saat mencoblos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga