Suara.com - Kasus penggelapan mobil yang merugikan Jessica Iskandar senilai Rp9,8 miliar, berlanjut. Christoper Steffanus Budianto alias Steven selaku tersangka, akhirnya diadili.
Sidang beragendakan pembacaan dakwaan terhadap Steven digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sayang dalam sidang ini, Jessica Iskandar selaku pelapor tak hadir.
Christoper Steffanus Budianto masuk ke ruang sidang dengan mengenakan rompi merah. Ia yang didampingi polisi, menutup sebagian wajah dengan masker putih.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian membacakan dakwaan kepada Steven, pasal 372 KUHP tentang penggelapan.
"Dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang sebelumnya atau sebagian adalah kepunyaan hak orang lain, tetapi ia berada dalam kekuasaannya bukan karena kecelakaan," kata Jaksa Penuntut Umum di ruang sidang, Rabu (21/2/2024).
Tak hanya pasal 372, JPU juga membacakan pasal alternatif, 378 KUHP tentang penipuan yang menyebabkan orang lain merugi.
Usai sidang, pihak Steven yang diwakili pengacaranya, Darius Situmorang merasa keberatan. Ini berkaitan dengan dua pasal yang dialamatkan kepada kliennya.
"Kalau memang dia merasanya satu pasal ya satu pasal Saja. Mau dimasukin yang mana? Pasal 372 atau 378? Nah ini yang kita coba tanyakan," kata Darius Situmorang.
Apalagi katanya, sejak awal kasus ini berjalan, Jessica Iskandar sudah menjerat Steven dengan pasal penggelapan.
Baca Juga: Anak Tamara Tyasmara Meninggal Dunia, Ayah Jessica Iskandar Masuk Rumah Sakit
Maka karena itu, pihak Steven akan mengajukan eksepsi atas dakwaan tersebut di sidang selanjutnya, Senin (26/2/2024).
Sebagai informasi, kasus ini bermula saat Jessica Iskandar dan Steven berbisnis rental mobil. Namun belakangan, istri Vincent Verhaag ini merasa ditipu dengan kerugian 11 mobil mewah seharga Rp 9,8 miliar.
Jessica Iskandar kemudian melaporkan Steven ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022. Steven ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Februari 2023 dan ditangkap di luar negeri, November 2023.
Berita Terkait
-
Anak Tamara Tyasmara Meninggal Dunia, Ayah Jessica Iskandar Masuk Rumah Sakit
-
Mohon Doa, Ayah Jessica Iskandar Kembali Masuk Rumah Sakit
-
8 Liburan Keluarga Jessica Iskandar di Cappadocia, Menginap di Goa!
-
El Barack Sebut Lawyer Banyak Bohong di Depan Hotman Paris, Jessica Iskandar Ketar-ketir
-
Diadu dengan Geng Cendol, Setoran Arisan Girls Squad Capai Rp150 Juta Sebulan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti