Entertainment / Film
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:35 WIB
Bima Azriel, pemain film Nobody Loves Kay saat datang ke kantor Suara.com kawasan Pal Merah, Jakarta Barat pada Selasa, 26 Mei 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Visinema Pictures akan menayangkan film Nobody Loves Kay pada 4 Juni 2026 yang mengisahkan perjuangan atlet e-sport Kairi Onic.
  • Bima Azriel berperan sebagai Kay untuk menunjukkan bahwa pemain game profesional mampu mencapai kesuksesan finansial dan karier menjanjikan.
  • Film ini mendorong komunikasi terbuka antara orang tua dan anak dalam menyikapi perbedaan pandangan mengenai pilihan profesi masa depan.

Suara.com - Film terbaru produksi Visinema Pictures berjudul Nobody Loves Kay siap hadir di bioskop 4 Juni 2026. Kisahnya diangkat dari perjalanan kesuksesan Kairi Onic, seorang atlet e-sport.

Bima Azriel akan menjadi pemain utama, Kay. Ia bakal mewujudkan mimpi sebagai seorang pro player.

"Aku merasakan dari skripnya, film ini secara garis besar tentang perjuangan dan mimpi," tutur Bima Azriel saat berbincang di kantor Suara.com kawasan Pal Merah, Jakarta Barat pada Selasa, 26 Mei 2026.

Melalui karakter ini, penonton akan diajak melihat fenomena baru yang sering kali sulit diterima oleh orangtua. Anggapan bahwa pemain e-sport tidak akan sukses seperti pekerja lain.

"Iya, menjadi pro player menjadi sesuatu yang belum familiar di kalangan generasi atas. Nah ini yang juga menjadi highlight," kata Bima Azriel.

Bima Azriel, pemain film Nobody Loves Kay saat datang ke kantor Suara.com kawasan Pal Merah, Jakarta Barat pada Selasa, 26 Mei 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]

Bahwa melalui film ini, jika seseorang tekun, pemain game online bisa sukses dan menghasilkan pundi-pundi uang.

Namun Bima Azriel menekankan, film Nobody Loves Kay bukan mengajarkan anak membangkang orangtua. Dengan komunikasi, ia yakin dua generasi tersebut bisa memahami maksud satu sama lain.

"Kalau yang kita harapin tuh lebih kayak, mungkin orangtua dan anak tuh komunikasinya bisa saling terbuka. Jadi bukan sebagai seorang anak harus membangkang atau sebagai orang tua harus yang mengekang, nggak begitu," papar aktor 19 tahun ini.

Ayastrophiile, aktris yang juga ada di film ini menambahkan, adanya kisah ini diharapkan menjadi jembatan bagi para remaja untuk memahami sudut pandang orangtua mereka yang mungkin merasa cemas.

Baca Juga: Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix

Bima Azriel dan Ayastrophiile, pemain film Nobody Loves Kay saat datang ke kantor Suara.com kawasan Pal Merah, Jakarta Barat pada Selasa, 26 Mei 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]

"Respons dari orang tua mungkin tidak sesuai diharapkan sama kita, ya kita juga jangan kayak langsung menganggap orang tua itu udah nggak sayang lagi, atau gimana," kata Aya menambahkan.

Aya, begitu sang aktris akrab disapa menilai, penolakan orangtua sering kali merupakan bentuk kasih sayang. Baginya, rasa khawatir muncul karena mereka ingin memastikan anaknya mendapatkan kepastian hidup di masa depan.

Merangkum penjelasan Bima Aziel dan ucapannya, Aya mengatakan film ini juga baik ditonton para orangtua. Adanya mereka dalam mewujudkan mimpi anak-anak menjadi penting dan bermakna.

"Kan jadinya lebih apa ya, lebih berasa ketika anak mengejar mimpi terus orang tua tuh ikut di dalamnya, ikut serta di dalamnya, itu kan kayak lebih touching," imbuhnya.

Load More