Suara.com - Mimi Peri ternyata seorang mualaf. Kisah ini terungkap saat dia menceritakan ketika ayahnya meninggal ketika dia berusia tiga tahun.
Menurut Mimi Peri, keluarga tak ada yang datang ke rumahya ketika sang ayah meninggal. Ini karena dia sekeluarga telah berpindah keyakinan menjadi Islam.
"Kita mualaf jadi nggak ada yang dateng. Mungkin karena beda agama, dan jauh juga," kata Mimi Peri yang memiliki nama asli Ahmad Jaelani di konten YouTube Feni Rose Official pada Senin (1/4/2024).
Mimi Peri sekeluarga mualaf tiga tahun sebelum sang ayah meninggal dunia. Dia pun bersyukur ayahnya tutup usia sebagai seorang muslim.
"Untungnya kami sudah diislamin semuanya. Sebelumnya kan bukan Islam. Setelah kita diislamin, tiga tahun dari islam (setelah jadi mualaf), Alhamdulillah bapak ninggalin kita semua itu udah dalam keadaan Islam," ujar Mimi Peri.
BACA JUGA: Ayah Mimi Peri Diyakini Disantet, Air Seninya Bikin Rumput Mati
BACA JUGA: Mimi Peri Bongkar Tarif Bangunkan Sahur, Penghasilan Tiga Hari Bisa Beli Iphone Terbaru
Lantas apa penyakit ayah Mimi Peri hingga dia meninggal dunia?
Mimi Peri dan anggota keluarga yang lain meyakini ayahnya meninggal karena disantet.
Salah satu tandanya, air seni sang ayah bisa bikin rumput mati.
Sebagai konten kreator sukses, Mimi Peri sudah punya banyak uang. Untuk pergi umrah, dia juga mampu.
Hanya saja, tiap kali mengajak ibunya untuk umrah, dia selalu ditolak. Kata dia, sang bunda takut naik pesawat.
"Setiap aku tanya (soal umrah), katanya takut (naik pesawat). Diem, nggak bilang pengen (umrah)," ujar Mimi Peri.
Menurut Mimi Peri, ibunya cuma minta anak-anaknya selalu berkumpul. Sebab, kakak-kakak Mimi Peri yang telah menikah sibuk dengan keluarga masing-masing.
"Yang pengen Emak seneng itu, anak-anaknya kumpul. Karena anaknya jarang kumpul semua, kalo lebaran doang. Kalo uang, apa, Emak nggak terlalu (mau)," kata Mimi Peri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!
-
Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
-
Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh