Suara.com - Tiktoker Galih Loss kini harus mendapat hukuman berat atas konten yang dibuat. Lelaki bernama lengkap Galih Noval Aji Prakoso itu ditangkap karena kasus penistaan agama.
Galih Loss awalnya mengaku hanya mau menghibur warganet dengan konten di TikTok. Namun tak terkecuali juga, ia ingin meraih endorse dari video viral ini.
"Dia tidak berpikir terlalu panjang hingga dibuatlah video yang mengarah ke dugaan penistaan agama," kata Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Hendri Umar pada Jumat (26/4/2024).
Kasus yang dihadapi Galih Loss adalah penistaan agama. Ia membuat konten plesetan kalimat taawudz di TikTok.
"Konten videonya menyamakan kalimat ta'awudz. dengan suara hewan serigala. (Mengatakan) auuuuudzubillahiminasyaitonirojim," terang AKBP Hendri Umar.
BACA JUGA: Alasan Galih Loss Bikin Konten Plesetkan Taawuz, Ucapannya Penuh Penyesalan
Warganet yang menyaksikan video tersebut, mengadukan hal ini kepada polisi. Pihak cyber dari Polda Metro Jaya pun akhirnya mengelusi keberadaan Galih Loss.
"Akhirnya pada 22 April, jajaran Subdit Siber melakukan penangkapan di daerah Setu Kabupaten Bekasi terhadap seseorang berinisial GNP (Galih Noval Aji Prakoso)," kata AKBP Hendri Umar.
Dari pendalaman penyelidikan, polisi menjerat Galih Loss dengan pasal penistaan agama, yang mana ancaman hukumannya mencapai enam tahun penjara.
"Persangkaan pasal yang dikenakan adalah pasal 28 ayat 2 juncto pasal 85 ayat 2 UU nomor 1 tahun 2024 sebagaimana telah diubah dalam perubahan kedua UU No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transformasi elektronik,"ata AKBP Hendri Umar.
Saat ini, Galih Loss masih berada di tahanan Polda Metro Jaya. Jika berkasnya lengkap, maka akan diantar ke kejaksaan untuk selanjutnya diadili.
BACA JUGA: Selain Menghibur, Alasan Galih Loss Plesetkan Taawudz Buat Dapat Endorse
Sebagai informasi, Galih Loss merupakan content creator asal Bekasi, Jawa Barat, yang kerap membuat konten prank, kemudian diunggah ke Instagram @galihloss dan TikTok @galihloss29.
Kedua akun media sosialnya memiliki jumlah pengikut yang sangat tinggi, yakni 94,5 ribu untuk Instagram dan 665,8 ribu di TikTok.
Dahulu, Galih Loss sempat viral dengan jargonnya, "Apaan tuh!" hingga membuat dirinya diundang ke beberapa program televisi.
Tag
Berita Terkait
-
Dengan Wajah Tertunduk, Galih Loss Minta Maaf Usai Ditangkap Gegara Plesetkan Kalimat Taawuz
-
Profil Galih Loss, TikToker yang Diduga Nistakan Lafadz Taawudz dan Pernah Bikin Prank Begal
-
Ditangkap, Ini Ucapan TikTokers Galih Loss yang Dianggap Lecehkan Kalimat Taawudz
-
Bikin Ngamuk Publik Gegara Konten Prank, Galih Loss Disamakan dengan Caleg PKS
-
Heboh Seleb TikTok Galih Loss Bikin Konten Prank Membahayakan Warga, Publik: Laporkan!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan