Suara.com - Bobon Santoso mengatakan telah mendapatkan donasi sebesar Rp 1,5 miliar untuk program Kuali Merah Putih yang akan dilaksanakan di Indonesia Timur.
Bobon mengumumkan bahwa total uang yang terkumpul dari donasi publik mencapai Rp 435.111.000. Bobon kemudian mendapatkan tambahan donasi Rp 1 miliar dari pengusaha Putra Siregar.
Bobon selanjutnya menggunakan uang pribadinya sebesar Rp 64.889.000 untuk menggenapkan jumlah donasi sehingga totalnya menjadi Rp1,5 miliar.
Atas capaian tersebut, Bobon pun menghentikan program donasi yang dibukanya.
"Donasi kita hentikan. Rekening segera ditutup mohon jangan mentransfer uang donasi kembali karena sudah cukup," kata Bobon, Rabu (1/5/24).
Meski demikian, Bobon menegaskan bahwa ia masih akan menyediakan biaya pribadi untuk mendukung misi tersebut.
"Diluar donasi 1.5 Miliar ini. Gw tentunya masih menyiapkan biaya pribadi untuk misi ini, seperti akomodasi, biaya produksi video, gaji kru, bahan masakan, biaya transportasi dll," kata Bobon.
Ia menegaskan bahwa dana yang terkumpul dari donasi publik akan sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat.
"Jadi sekali lagi, donasi yang tergalang 100% untuk masyarakat. Jika di satu titik masak besar digunakan Rp 50 juta untuk sembako/ logistik warga, maka akan ada 30 titik pembagian," katanya.
Baca Juga: Tengah Berpatroli di Paniai, Prajurit Satgas Yonif 527/BY Ditembaki TPNPB-OPM
Di samping itu, Bobon menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan masyarakat Indonesia yang terus mengalir, meskipun awalnya ia tidak membuka donasi secara publik.
Bobon menegaskan bahwa tujuan dari donasi ini adalah untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan di Indonesia Timur, seperti Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan wilayah lainnya.
Berita Terkait
-
Tengah Berpatroli di Paniai, Prajurit Satgas Yonif 527/BY Ditembaki TPNPB-OPM
-
Dorr, Dorr! OPM Tembaki Prajurit Patroli Yonif 527/BY Di Bibida Papua, Satu Warga Ditangkap
-
Usai Serang Mapolsek Homeyo hingga Tewaskan Satu Warga, OPM Bakar SDN Inpres Pogapa di Intan Jaya
-
Klaim Punya Solusi Atasi Kelaparan di Papua, Apa Jurus Jokowi?
-
Wamendagri: Musrenbang Papua Barat Tahun 2024 Jadi Momentum Perbaikan Pelayanan kepada Rakyat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer