Suara.com - Zico melalui agensinya, KOZ Entertainment angkat bicara setelah dituduh sebagai pencuri brankas di rumah mendiang Goo Hara.
Terkait ini, KOZ Entertainment merasa artisnya sudah difitnah.
"Kami mengonfirmasi bahwa banyak postingan dan komentar jahat yang memfitnah, menghina, dan menyebarkan informasi palsu tentang artis kami Zico telah diposting tanpa pandang bulu di berbagai komunitas online dan platform media sosial," katanya melansir dari Soompi pada Senin (24/6/2024).
Menurut KOZ Entertainment, tuduhan tersebut sudah mencemarkan nama baik Zico. Karenanya, dia berencana menempuh jalur hukum.
"Khususnya, rumor jahat dan informasi palsu yang jelas-jelas terbukti tidak ada hubungannya dengan artis kami telah mencapai tingkat yang tidak dapat diabaikan," ungkapnya.
"Jadi kami memutuskan bahwa tindakan hukum yang tegas terhadap mereka sangatlah mendesak," sambungnya lagi.
Saat ini, pihak agensi sedangkan mengumpulkan bukti-bukti komentar jahat yang diarahkan kepada pelantun Any Song tersebut.
"Kami berencana untuk terus mengumpulkan bukti postingan jahat secara rutin dan mengajukan keluhan secara berkala," bebernya.
"Meski butuh waktu, kami akan meminta pertanggungjawaban mereka sampai akhir. Tidak akan ada keringanan hukuman atau penyelesaian dalam keadaan apa pun," tambahnya.
Baca Juga: Kasus Burning Sun Mencuat Lagi, HyunA dapat Peringatan Penggemar untuk Jauhi Yong Junhyung
Tak cuma itu, KOZ Entertainment kembali memastikan kalau tudingan tersebut tidaklah benar.
"Selain itu, kami ingin memperjelas bahwa rumor terbaru terkait artis tersebut juga tidak benar, dan kami juga akan menanggapinya dengan tegas," jelas KOZ Entertainment.
Seperti diketahui, kasus pencurian di rumah Goo Hara pada 2020 kembali viral. Hal itu terjadi setelah terungkapnya peran penting Goo Hara dalam mengungkap skandal Burning Sun pada 2019.
Rekaman CCTV detik-detik pencurian itu pun menjadi sorotan netizen. Dari situ banyak yang mengatakan bahwa sosok pelaku mirip dengan Zico.
Mengingat sampai saat ini, si pelaku belum ditangkap. Polisi beralasan kesulitan mengidentifikasi pelaku.
Berita Terkait
-
Yong Junhyung Kembali Klarifikasi Soal Keterlibatannya dengan Skandal Burning Sun
-
Kini Fokus Istirahat, Zico Ternyata Alami Laringitis
-
Bebas dari Kasus Pemerkosaan, Jung Joon-young Masih Ngotot Berkarir di Dunia Musik
-
Netizen Serukan Boikot Seungri Usai Beredar Video Masih Menikmati Fasilitas Mewah di Malaysia
-
Terungkap Pengakuan Wanita Korban Klub Malam Seungri di Film Dokumenter Burning Sun
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku