Suara.com - Komika Raditya Dika pernah membohongi pengamat politik Eep Saefulloh Fatah. Ini terjadi ketika Radit masih kuliah di jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia (UI).
Saat Raditya Dika masih menjadi mahasiswa FISIP UI, Eep adalah dosennya. Pada satu momen, Raditya Dika membohongi pengajarnya itu.
"Dulu gua pernah berdosa banget sama Mas Eep," cerita Raditya Dika di channel Youtube miliknya saat berbincang dengan Cania Citta.
Menurut Radit, waktu itu ada kelas mata kuliah yang diajar Eep Saefulloh Fatah namun dirinya sedang malas masuk karena lelah. Raditya Dika kemudian izin pulang ke Eep dengan alasan sedang sakit.
"Waktu itu kalau ga salah izinnya sakit. Bilang Aku kayanya ga enak badan mas Eep, balik ya. Pulang padahal mau tidur aja, emang mager," kata ayah dua anak ini.
Pekan depan, Raditya masuk ke kelas yang diajar Eep Saefulloh Fatah. Tiba-tiba Eep mengucapkan selamat ke Radit karena baru saja menjadi ayah.
Di hadapan para mahasiswanya, Eep meminta semua yang ada di kelas tepuk tangan untuk Raditya Dika karena istri Radit baru saja melahirkan.
Raditya Dika mengaku bingung karena saat itu ia belum menikah. Ia lalu memberi penjelasan ke Eep bahwa dirinya belum memiliki istri.
"Tiba-tiba kaya gitu. Abis itu gua ga pernah lagi mau bohongin dosen," ujar Raditya Dika.
Baca Juga: Azizah Salsha Lulusan Apa? Istri Pratama Arhan Ditunjuk Jadi CEO Brand Kecantikan
Berita Terkait
-
Azizah Salsha Lulusan Apa? Istri Pratama Arhan Ditunjuk Jadi CEO Brand Kecantikan
-
6 Drama Korea tentang Kehidupan Anak Kuliah, Bikin Semangat Ngampus!
-
LEKAT: Azidna: Atasi Tantangan Merintis Bisnis saat Masih Kuliah
-
Pantas Beda Style dengan Aaliyah Massaid, Ternyata Zahwa Massaid Kuliah Jurusan Ini
-
Bangun Generasi Melek Inovasi, SCU Bersama Bank Jateng Gelar Kuliah Umum tentang Komunikasi Inovasi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim