Suara.com - Tantri Syalindri dan para personil grup band Kotak lain sedang hangat dibicarakan imbas terkena teguran Ahmad Dhani secara terbuka di media sosial.
Imbas teguran Ahmad Dhani tersebut, insiden Tantri Syalindri terjatuh di konser musik santer diterpa komentar tidak sedap.
Seperti diketahui, Tantri Syalindri terjatuh saat grup band Kotak tampil di sebuah konser musik di Cianjur pada Sabtu (13/7/2024) kemarin.
Vokalis grup band Kotak tersebut mengungkap, mulanya hendak berinteraksi dengan para penonton yang berada di tribun paling depan.
Di tengah-tengah interaksi tersebut, lanjut istri Hatna Danarda, seorang penonton kelewat antusias saat bersalaman sehingga membuatnya tertarik dari atas panggung.
"Tiba-tiba ada penonton yang mau salaman. Entah terlalu ekspresif. Secara nggak sadar dia menarik tangan saya dan jatuh dari ketinggian dua meter," ujar Tantri Syalindri.
Kendati terjatuh dari ketinggian sekitar 2 meter, Tantri Syalindri mengaku baik-baik saja dan telah memaafkan sang penonton tersebut.
"Alhamdulillah aku baik-baik saja. Cianjur kamu keren hari ini," sambung Tantri Syalindri, dikutip dari akun @tantrisyalindri pada Minggu (14/7/2024).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sejumlah warganet memuji adab Tantri Syalindri yang rela memaafkan sang penonton.
Baca Juga: Wajah Almira Anak AHY Dibilang Mirip Safeea Ahmad, Publik: Gak Bisa Bedain, Kayak Anak Kembar
"Keren Tantri nyikapinnya, artis lain belum tentu bisa memaafkan begini," tulis seorang netizen.
"Kak Tantri orang baik, buktinya mau memaafkan," kata netizen lain.
Sementara itu, sebagian netizen lainnya menyentil polemik dalam hal membawakan lagu orang tanpa izin.
Komentar negatif atas insiden Tantri Syalindri itu tertuang dalam kolom komentar akun Instagram Ahmad Dhani yang memuat teguran kepada grup band Kotak.
"Si Tantri udah kena karma tuh, baru-baru ni dia jatuh dari panggung," ucap netizen lain.
"Kena batunya, udah dibales jatuh dari atas panggung," ujar netizen yang lainnya.
Untuk informasi tambahan, Ahmad Dhani memberikan teguran secara terbuka kepada grup band Kotak yang membawakan 3 buah lagu Posan Tobing tanpa izin.
Tiga buah lagu yang dibawakan grup band Kotak tanpa izin tersebut adalah 'Tinggalkan Saja', 'Masih Cinta', dan 'Pelan Pelan Saja'.
"Membawakan lagu ciptaan seseorang tanpa izin pencipta adalah tindakan tidak punya etika dan melanggar hukum hak cipta," tutur Ahmad Dhani.
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Semprot Band Kotak Bawa Lagu Orang Tanpa Izin, Singgung Soal Adab
-
Ditarik Penonton, Tantri Kotak Jatuh dari Panggung Setinggi 2 Meter
-
Vokalis Kotak Tantri Syalindri Jatuh dari Panggung saat Manggung di Cianjur
-
Siapa Sih Cewek Berinisial A? Mantan Dul Jaelani yang Masih Bikin Tissa Biani Cemburu
-
Wajah Almira Anak AHY Dibilang Mirip Safeea Ahmad, Publik: Gak Bisa Bedain, Kayak Anak Kembar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi