Suara.com - Taji band metal Indonesia sampai sekarang masih berlaku di mata dunia. Ini terbukti penampilan unit metalcore asal Aceh Killa The Phia yang terjadi di panggung Wacken Open Air 2024, festival metal terbesar di dunia.
Killa The Phia tampil gahar di atas panggung. Band yang dihuni Madon (vokal), Reza (gitar), Aan (gitar), Sinjo (bass), dan Aloel (drum) ini memakai pakaian tak biasa hingga mencuri atensi para metalhead.
Ya, Madon cs membawa kearifan lokal daerahnya. Selain mengenakan baju tradisional Aceh, mereka juga memainkan alat musik khas provinsi berjuluk Serambi Mekah tersebut, seperti Rapa'i dan seurune kale.
Tak lupa, mereka juga membentangkan bendera merah putih di atas panggung yang menandakan berasal dari Indonesia.
Membuka set-nya, Madon mengucap salam menggunakan bahasa Aceh dan dilengkapi kata 'assalamualaikum'.
Dalam video yang beredar, penonton yang datang dari berbagai negara tersebut membuat circle moshpit. Lagu pertama yang dimuntahkan Killa The Phia langsung memantik adrenalin pentonton untuk ber-moshing ria.
Lewat Instagram, Killa The Phia mengungkap rasa bangganya bisa terlibat di festival Wacken Open Air 2024. Mereka unggah video kompilasi selama festival berlangsung.
"Very happy to perform with you all guyss," demikian caption yang ditulis.
Killa The Phia punya tiket menggebrak panggung bergengsi tersebut berkat kemenangannya di kompetisi Wacken Metal Battle Indonesia 2024.
Baca Juga: Janda Di Musi Rawas Simpan Jasad Bayi Dalam Lemari, Polisi Selidiki
Band ini menambah daftar panjang unit cadas Indonesia yang tampil di sana seperti Burgerkill, Beside, Jasad, Down For Life, Taring, Voice of Baceprot dan Ludicia.
Wacken Open Air Festival digelar mulai 31 Juli sampai 3 Agustus 2024 di Jerman. Pada tahun ini band cadas raksasa yang tampil antara lain Korn, Amon Amarth, Scorpions, Behemoth hingga Dragon Force.
Berita Terkait
-
Metalcore Aceh Mendunia! Killa The Phia Mengharumkan Nama Indonesia di Wacken Open Air
-
Tali Pusar Masih Menggantung, Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Kali Utan Kayu
-
Polisi Selidik Temuan Jasad Wanita Di Gunung Cakrabuana, Diduga Sudah Sebulan Meninggal
-
Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat Bikin Geger, Polisi Ungkap Status dari Suami
-
Janda Di Musi Rawas Simpan Jasad Bayi Dalam Lemari, Polisi Selidiki
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura