Suara.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menurunkan tim Inafis untuk menyelidiki temuan jasad perempuan yang ditemukan warga di kawasan Gunung Cakrabuana, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mengetahui penyebab kematiannya.
"Kami lakukan penyelidikan penyebab kematian korban serta berkoordinasi dengan keluarganya," kata Kepala Polsek Pagerageung AKP Asep Saefullah di Tasikmalaya, Selasa (30/7/2024).
Diungkapkan bahwa jasad korban itu ditemukan warga, Senin (29/7) petang, di kawasan kaki Gunung Cakrabuana, tepatnya di Kampung Cibunar, Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung.
Warga melaporkan kejadian itu ke polisi serta aparat pemerintah desa dan kecamatan setempat.
Pada Selasa pagi, pihaknya menuju lokasi dengan kondisi jalur yang terjal untuk mengeceknya.
"Kami melakukan olah TKP dan evakuasi kerangka perempuan ke puskesmas," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Awal penemuan jasad tersebut, kata dia, ketika warga sedang mencari rumput untuk pakan ternak, yang bersangkutan kaget adanya jasad tersebut, kemudian melaporkan kepada warga lainnya, lalu ke polisi.
Selanjutnya tim Inafis dari Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota melakukan pemeriksaan seperti pakaian korban dan lainnya yang akhirnya dapat diketahui bahwa identitasnya bernama Iis Aisah (24) warga Desa Pagerageung, Tasikmalaya.
"Kemungkinan korban sudah meninggal sekitar 1 bulan yang lalu," katanya.
Kepolisian akan melakukan autopsi untuk menyelidiki lebih lanjut sehingga dapat mengetahui penyebab kematian korban.
Berita Terkait
-
Tertidur di Atas Motor, Driver Ojol di Tasikmalaya Bikin Geger Warga
-
Geger Driver Ojol Dikira Meninggal Padahal Tidur, Netizen Salfok Polisi Bawa Kantong Mayat: Ya Allah Udah Disiapin
-
Riwayat Karier Dicky Chandra, Jadi Wabup Garut Malah Mundur, Kini Bingung Maju Pilkada Tasikmalaya 2024
-
Kerap jadi Wakil Keluarga hingga Tengahi Masalah Perceraian, Ternyata Ini Hubungan Erat Dicky Chandra dan Sule
-
Riwayat Pendidikan Dicky Chandra, Bakal Calon Wali Kota Tasikmalaya 2024
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG