Suara.com - Mahalini baru saja memulai sebuah eksperimen dengan melakukan recycle sebuah lagu yang viral pada masanya. Lagu tersebut adalah "Sampai Menutup Mata" yang dipopulerkna oleh Acha Septriasa.
Sayangnya, respons yang diperolehnya tak sebaik Lyodra. Sebelumnya, Lyodra mendahului Mahalini dengan me-recycle lagu "Terlalu Cinta" milik Rossa.
Mahalini justru dinilai tidak memiliki suara yang tepat untuk lagu "Sampai Menutup Mata". Hingga ada yang membandingkannya dengan penyanyi aslinya, Acha Septriasa.
Soal pengalaman, Mahalini memang kalah dari Acha Septriasa yang lebih senior. Karakter suara Mahalini memang dikenal powerful seperti lagu-lagu yang dirilis atas namanya.
Meski berbeda dengan Acha, Mahalini sudah terjun ke dunia tarik suara sejak kecil. Mahalini pun belajar dengan bantuan guru vokal seperti para penyanyi pada umumnya.
Ditelusuri lebih lanjut oleh Suara.com, Mahalini mulai mengasah vokalnya sejak kelas 5 SD. Ketertarikannya tersebut ketika menyaksikan sang Ayah kerap bernyanyi di rumah.
Kemudian Mahalini melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Denpasar. Gurunya saat itu menyaksikan bakat dalam diri Mahalini dan memasukkannya ke dalam grup vokal sekolah.
Sejak saat itu, Mahalini kerap mengikuti lomba-lomba menyanyi dan mulai berani bernyanyi solo. Bahkan jebolan Indonesian Idol ini tercatat pernah memperoleh beasiswa berkat kemampuannya tersebut.
Sementara di sisi lain, Acha Septrriasa juga tak kalah mentereng soal pendidikan dalam mengasah kemampuan vokal dan bakatnya dalam menyanyi.
Baca Juga: Acha Septriasa Terang-terangan Tandai Akun Jokowi: Kalau Mati Hanya Tinggal Nama
Pada 2015 lalu, terkuak bahwa Acha Septriasa pernah menempuh pendidikan di Farabi. Farabi sendiri adalah sekolah yang didirikan oleh musisi Dwiki Dharmawan.
Konon, ada D'Masiv hingga Joy Tobing yang juga lulusan dari sekolah atau festaival yang digelar oleh sekolah yang sama.
"Acha Septriasa juga. Lalu d'Masiv yang merupakan jebolan festival musik Farabi. Lalu Mike Mohede, Didi Element, Syadu Rasjidi, Barry likumahuwa, Joy tobing," ujar Dwiki Dharmawan.
Tidak hanya itu, Acha Septriasa juga sudah aktif bernyi sejak SD. Acha mengikuti beragam lomba ketik masih kecil, mulai dari menjadi model hingga bernyanyi.
Berita Terkait
-
Remake "Sampai Menutup Mata", Mahalini Dikritik Tak Sebanding Acha Septriasa
-
Mahalini Bawakan Ulang Lagu Sampai Menutup Mata, Kesannya Kian Mendalam!
-
Mahalini Akui Telah Mualaf, Sudah 4 Bulan Satu Server dengan Rizky Febian
-
Keluarga Sule Dapat Julukan Baru Ini, Singgung Soal Dinasti yang Lagi Heboh
-
Senasib Mahalini, Motif Wendy Walters Operasi Hidung Tuai Kritik Menohok
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti
-
Padahal Anak, Michelle Ashley Tak Tahu Rumah Pinkan Mambo
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
DJ Bravy Sering Keluar Masuk Islam
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry