Suara.com - Sandra Dewi mengutarakan keluh kesahnya di depan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, soal deretan aset miliknya yang ikut disita Kejaksaan Agung (Kejagung) RI imbas kasus korupsi yang menjerat Harvey Moeis. Sandra mengklaim, aset-aset itu didapat dari hasil kerjanya sendiri.
Sandra Dewi mengawali keluh kesah lewat unit apartemen miliknya yang disita Kejagung RI. Ia menyebut aset itu didapat sebagai hadiah setelah menyelesaikan kontrak sebagai brand ambassador.
"Apartemen yang disita adalah apartemen yang dari pemberian klien, setelah saya jadi brand ambassador," ungkap Sandra Dewi, Kamis (10/10/2024).
Setelahnya, Sandra Dewi menyinggung puluhan tas mewah yang ikut disita Kejagung RI. Padahal, tas itu didapat dari hasil endorsement.
"Tahun 2012, saya memulai yang namanya endorsement. Pada tahun 2014, ada lebih dari 23 toko tas branded yang meng-endorse saya untuk memberikan tas dan mempromosikannya di akun media sosial saya. Itu sudah 10 tahun saya jalani," jelas Sandra Dewi.
"Saksi saya banyak, tas itu semua hasil endorsement, bukan dari suami saya," lanjut sang artis.
Ratusan perhiasan yang disita pun tak luput dari keluhan Sandra Dewi. Sama seperti tas, koleksi perhiasan itu juga Sandra dapat dari hasil endorsement.
"Klien saya banyak yang protes ini. Saya pernah jadi tiga brand ambassador jewelry, dan mereka berikan endorse kepada saya untuk dijadikan konten dan dipromosikan," papar Sandra Dewi.
Aset yang benar-benar didapat Sandra Dewi dari Harvey Moeis hanya deretan mobil mewah yang kini disita. Namun kata Sandra, deretan mobil itu juga tidak murni diperuntukkan bagi dirinya sendiri.
Baca Juga: Ngegas di Sidang! Sandra Dewi Tegaskan Suaminya Pengusaha Tambang Batubara, Bukan Timah
"Itu memang diberikan suami saya, tapi untuk keluarga. Jadi bukan cuma saya yang pakai, tapi semua ikut pakai," ucap Sandra Dewi.
Ada juga cincin pernikahan yang merupakan pemberian Harvey Moeis. Namun khusus untuk cincin, Sandra tidak mau menyerahkannya ke penyidik saat akan disita.
"Itu berarti buat saya," pungkas Sandra Dewi.
Berita Terkait
-
Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara, 300 Barang Sitaan Ludes di BPA Fair 2026
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Akan Dilelang, Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi Terpajang di BPA Fair
-
Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap