Suara.com - Melly 3GP, turut menjalani sidang putusan atas kasus film porno. Ia bersama Siskaeee divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pengacara Melly 3GP, M. Sakri Tawangsalaka mengatakan, kliennya lega atas putusan ini. Sebab vonis yang diterima lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 2,5 tahun penjara.
"Tegar dalam artian karena sudah mendengar keputusan," kata M. Sakri Tawangsalaka saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/10/2024).
Namun, di sisi lain, Melly 3GP masih merasa dijebak dalam kasus ini. Hal itu pun sebenarnya sudah disampaikan dalam dalam pembelaan.
"Dari awal sampai akhir pemeriksaan penyidikan, Melly (memberikan keterangan) awalnya ditawarkan untuk YouTube, beberapa kali diajak ditolak. Sampai akhirnya Melly datang ke sana, di situlah terjadi intimidasi," kata Sakri.
Sakri menambahkan, intimidasi tersebut diantaranya, "handphone disita, rumah dikunci, tempat itu terkunci."
Selain itu, Melly juga diwajibkan melakukan apa yang diminta Irwansyah, sutradara sekaligus produser film Kramat Tunggak.
"Kalau nggak diturutin, marah," ucapnya.
Merujuk pada deretan alasan tersebut, apakah pihak Melly 3GP akan mengajukan banding? Mengenai hal ini, pengacara belum memberikan keputusan.
Baca Juga: Meli 3GP Ngakunya Dipaksa Main Film Dewasa, Ternyata Sempat Dichat Dulu di Instagram
"Kita masih pikir-pikir apakah akan banding atau tidak," katanya.
Berita Terkait
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Dea OnlyFans Diancam Sopir Taksol saat Mau Ikut Aksi Kamisan di Depan Istana, Siskaeee Murka: Kudu Dikasih Paham!
-
Kaleidoskop Kasus Artis 2024, Pornografi Siskaeee hingga Polemik Donasi Agus
-
Akun Instagram Siskaeee Diblokir Komdigi usai Ketahuan Promosi Judi Online
-
Diam-diam Siskaeee Punya 'Bisnis' Sukses, Penghasilannya Miliaran Rupiah!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang