Entertainment / Gosip
Minggu, 15 Maret 2026 | 10:53 WIB
Siskaeee. (YouTube Nexera Entertainment)
Baca 10 detik
  • Siskaeee mengkritik kinerja polisi yang belum menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
  • Kritik tersebut disampaikan melalui X pada Jumat, 13 Maret 2026, membandingkan kecepatan penangkapan dirinya dulu.
  • Andrie Yunus disiram air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026, mengalami luka bakar 24 persen serius.

Suara.com - Kreator konten dewasa Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee menyentil kinerja kepolisian yang belum berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, @Vvip_siskaeee, dia membandingkan kecepatan polisi saat meringkusnya dalam kasus konten dewasa dengan kasus kekerasan yang menimpa Andrie.

Dalam unggahannya pada Jumat, 13 Maret 2026, Siskaeee me-repost rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyerangan tersebut. 

Dia merasa heran karena hingga kini pelaku belum tertangkap, padahal menurutnya wajah pelaku dalam video tersebut terlihat cukup jelas.

"Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1x24 jam enggak ketangkep," tulis Siskaeee. 

"Giliran bokepku pake masker kacamata topi dll bisa tuh nangkep xixixi," tambahnya yang dibarengi emotikon mengejek.

Komentar menohok perempuan 27 tahun ini merujuk pada kasus hukum yang pernah menjeratnya. Siskaeee sebelumnya sempat mendekam di penjara terkait kasus produksi film dewasa di Jakarta Selatan pada akhir 2023. 

Saat itu, dia ditangkap paksa di Yogyakarta setelah dianggap tidak kooperatif, meski dalam video-video yang dipersoalkan dia sering menggunakan penyamaran.

Kontradiksi inilah yang dia gunakan untuk mengkritik lambatnya penanganan kasus Andrie Yunus. 

Baca Juga: Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM

Sebagaimana diketahui, Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator KontraS diserang oleh dua orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Andrie disiram air keras usai pulang dari kegiatan diskusi di kantor YLBHI. Akibat serangan tersebut, aktivis HAM ini mengalami luka bakar serius sebesar 24 persen di bagian wajah, dada, dan tangan, serta terancam mengalami gangguan penglihatan permanen.

Meski polisi mengklaim telah mengantongi rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap kedua pelaku masih terus dilakukan. 

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman berbasis scientific crime investigation untuk memastikan identitas pelaku yang terekam kamera pengawas tersebut.

Sikap kritis Siskaeee ini pun memancing beragam reaksi netizen. Banyak yang sepakat bahwa penegakan hukum dalam kasus kekerasan terhadap aktivis seharusnya bisa secepat penanganan kasus-kasus moralitas atau pornografi.

Load More