- Siskaeee mengkritik kinerja polisi yang belum menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
- Kritik tersebut disampaikan melalui X pada Jumat, 13 Maret 2026, membandingkan kecepatan penangkapan dirinya dulu.
- Andrie Yunus disiram air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026, mengalami luka bakar 24 persen serius.
Suara.com - Kreator konten dewasa Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee menyentil kinerja kepolisian yang belum berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Melalui akun X (Twitter) pribadinya, @Vvip_siskaeee, dia membandingkan kecepatan polisi saat meringkusnya dalam kasus konten dewasa dengan kasus kekerasan yang menimpa Andrie.
Dalam unggahannya pada Jumat, 13 Maret 2026, Siskaeee me-repost rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyerangan tersebut.
Dia merasa heran karena hingga kini pelaku belum tertangkap, padahal menurutnya wajah pelaku dalam video tersebut terlihat cukup jelas.
"Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1x24 jam enggak ketangkep," tulis Siskaeee.
"Giliran bokepku pake masker kacamata topi dll bisa tuh nangkep xixixi," tambahnya yang dibarengi emotikon mengejek.
Komentar menohok perempuan 27 tahun ini merujuk pada kasus hukum yang pernah menjeratnya. Siskaeee sebelumnya sempat mendekam di penjara terkait kasus produksi film dewasa di Jakarta Selatan pada akhir 2023.
Saat itu, dia ditangkap paksa di Yogyakarta setelah dianggap tidak kooperatif, meski dalam video-video yang dipersoalkan dia sering menggunakan penyamaran.
Kontradiksi inilah yang dia gunakan untuk mengkritik lambatnya penanganan kasus Andrie Yunus.
Baca Juga: Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
Sebagaimana diketahui, Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator KontraS diserang oleh dua orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Andrie disiram air keras usai pulang dari kegiatan diskusi di kantor YLBHI. Akibat serangan tersebut, aktivis HAM ini mengalami luka bakar serius sebesar 24 persen di bagian wajah, dada, dan tangan, serta terancam mengalami gangguan penglihatan permanen.
Meski polisi mengklaim telah mengantongi rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap kedua pelaku masih terus dilakukan.
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman berbasis scientific crime investigation untuk memastikan identitas pelaku yang terekam kamera pengawas tersebut.
Sikap kritis Siskaeee ini pun memancing beragam reaksi netizen. Banyak yang sepakat bahwa penegakan hukum dalam kasus kekerasan terhadap aktivis seharusnya bisa secepat penanganan kasus-kasus moralitas atau pornografi.
Berita Terkait
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Netflix Resmi Perpanjang Stranger Things: Tales From '85 ke Musim Selanjutnya
-
Sinopsis The Last House: Kisah Keluarga Terjebak di Rumah Sendiri, Tayang di Netflix
-
Tayang Hari Ini! Review The Devil Wears Prada 2: Reuni Trio Ikonik Tapi Konflik Kurang Nendang
-
Imbas Langgar Protokol Istana, Maia Estianty dan Suami Dikira Prabowo Orangtua Syifa Hadju
-
Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung
-
Masinis PT KAI Bagikan Simulasi Saat KRL Melakukan Pengereman Mendadak
-
Penampilan Syifa Hadju Saat Nikah Dihujat, Ferry Maryadi: Dia Sudah Seperti Pisau Tajam!
-
Kontroversi Saran Menag Nasaruddin Umar Soal Berkurban Lewat Baznas, Sempat Dinodai Narasi Hoaks