Suara.com - Psikolog Bunda Romi memberikan tanggapannya soal ekspresi berbeda antara Baim Wong dan Paula Verhoeven, usai menghadiri sidang perceraiannya yang kedua di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (28/10/2024)
Baim Wong terlihat santai dan menebar senyum kepada awak media, sementara Paula terlihat muram dengan mata berkaca-kaca dan berusaha menghindari pertanyaan wartawan.
Menanggapi perbedaan ekspresi pasangan artis tersebut, psikolog Bunda Romi menyebut jika normalnya ekspresi seseorang usai sidang perceraian seharusnya bersedih.
"Harusnya logisnya berpikir ya kalau teringat akan anak-anaknya pasti akan ada rasa sedih, harusnya," kata Bunda Romi, mengutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (29/10/2024).
Alasannya karena perceraian merupakan sesuatu yang sulit untuk diperbaiki kembali. "Karena ini kan sesuatu yang tidak bisa diperbaiki lagi berarti," ujar Bunda Romi menyambung.
Sementara itu respons tersenyum usai persidangan bisa mengindikasikan bahwa orang tersebut merasa lega lantaran apa yang diinginkannya terkabul.
"Mungkin kalau yang senyum mungkin dia merasa bahwa apa yang saya inginkan terkabul, karena sudah minta cerai dan kemudian diizinkan, karena mediasinya enggak jalan untuk maju ke sidang kembali," imbuh Bunda Romi.
Kemungkinan perceraian tersebut memang sudah diinginkan den menunggu kapan akan segera terjadi. "Itu mungkin jadi satu tingkat keberhasilan merasa begitu," ucapnya.
Baim Wong
Adapun ekspresi normal yang seharusnya keluar pada saat perceraian adalah perasaan untuk merenungi diri.
"Tapi kalau ditilik ya, namanya perceraian itu kan sesuatu momen yang tidak bagus, negatif, sebaiknya memang kita merenung diri," ujarnya.
"Mungkin bukan harus nangis meraung-raung atau tertawa terbahak-bahak, tetapi merenung. Ini perjalanan perkawinan yang sampai patah di tengah jalan itu ada andil dari dua belah pihak, enggak hanya satu pastinya," katanya menambahkan.
Alasan kedua belah untuk bercerai juga seharusnya dianggap sebagai sebuah kegagalan yang berdampak kurang baik.
"Kenapa ini bisa terjadi itu harusnya dianggap sebagai suatu kegagalan," tutur Bunda Romi.
"Untuk bisa memperbaikinya harusnya dua-duanya ada introspeksi, mencoba memahami, 'oh ya saya kurang ini dan kurang ini'. Jadi mungkin itu harus jadi renungan," ucapnya.
"Orang kalau merenung enggak ada yang ketawa enggak ada yang apa, tapi dia diam."
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Sepakat Pisah, Sidang Cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven Berlanjut ke Pembacaan Isi Gugatan Esok Hari
-
Paula Verhoeven Mendadak Bahas Soal Orang yang Punya NPD, Sindir Baim Wong?
-
Hasil Salat Istikharah, Paula Verhoeven Mantap Lanjut Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Konten Lucu-lucuan Paula Verhoeven dengan Nico Surya Viral: Masa Selingkuh Sama Modelan Begini?
-
Baim Wong Bicara Kemungkinan Rujuk dengan Paula Verhoeven: Doain Aja
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional