Suara.com - Verrell Bramasta kembali unjuk kebolehannya dalam memaparkan gagasannya. Kali ini dalam forum Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP). Melalui akun X-nya, Verrell mengunggah videonya di forum tersebut.
"Sedikit curhat sekaligus menyampaikan tanggapan tentang digital diplomacy di forum BKSAP kemarin," tulis anak sulung Venna Melinda itu dikutip pada Jumat (1/11/2024).
Dengan percaya diri dan bahasa yang lugas kakak dari Athalla Naufal itu memaparkan gagasannya soal digital diplomacy.
“Apa sih digital diplomacy? Diplomasi digital itu adalah menggunakan digital teknologi untuk membangun hubungan antar-negara dan bagaimana kita menggunakan teknologi untuk mencapai diplomatic goals," kata Verrell.
Verrell lalu membahas sejarah transformasi media yang dulu awalnya hanya bersumber dari koran hingga kini semakin canggih dengan adanya media sosial.
Peran penting media sosial menurut Verrell telah menjadi kekuatan kelima di negara Indonesia setelah eksekutif, legislatif, yudikatif dan media massa. Kekuatan media sosial lalu disebutnya sebagai viralitas.
Besarnya pengaruh pemberitaan di media sosial menurut Verrell sangat berdampak besar bagi kehidupan, karena apapun itu meskipun belum diketahui kebenaranya maka akan tetap dianggap sebagai sebuah fakta oleh masyarakat.
"Terlepas dari sesuatu itu betul atau tidak, ketika itu banyak diomongin dan dibicarkan oleh netizen, tiba-tiba itu menjadi sebuah fakta tersendiri," imbuhnya.
Mantan kekasih Natasha Wilona itu lalu meminta saran kepada narasumber di forum BKSAP, salah satunya bagaimana agar bisa memaksimalkan penggunaan media sosial untuk branding dan memposisikan Indonesia di mata dunia.
Baca Juga: Verrell Bramasta Sumbangkan Gaji Setahun Jadi DPR, Bintang Emon: Lebih 'Wow' Kalau Kerjanya Bener
Paparan gagasan yang diungkapkan Verrell Bramasta dalam forum BKSAP tersebut sempat mendapatkan tepuk tangan dari para hadirin yang datang.
Video Verrell tersebut lalu dibagikan ulang akun X @txtdaripemerintah. Sayangnya tidak sedikit komentar yang menyebut jika paparan gagasan yang dikemukakan Verrel terlalu text book dengan bahasanya yang cukup baku dan terkesan sudah dihafalkan sebelumnya.
"Itu mah hafalin text yang dibuatin mami," tulis akun @sele***.
"Terlihat benar teks booknya, tapi baguslah masih mau belajar dan menghafal walaupun tidak seberapa tahu maksudnya. Untuk sementara Kementerian dan DPR dijadikan tempat bimbel," komentar akun @fari***.
"Please, standar paling minimal banget ini mah buat sekelas pejabat pemerintahan. Apresiasi hal yang memang bener-bener jelas hasilnya, kalau presentasi, laporan, ngomong sekelas pejabat mah semua bisa di set," kata akun @yuda***.
Berita Terkait
-
Verrell Bramasta Sumbangkan Gaji Setahun Jadi DPR, Bintang Emon: Lebih 'Wow' Kalau Kerjanya Bener
-
Verrell Bramasta Perjuangkan Guru Honorer saat Rapat DPR, Venna Melinda Minta Hal Lain: Jangan Lupa...
-
Lebih Ganteng, Verrell Bramasta Disebut Cocok jadi Wapres Ketimbang Gibran
-
Masuk Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta Dapat Pesan Titipan dari Venna Melinda
-
Klarifikasi Verrell Bramasta Dibilang Sibuk Main HP Saat Rapat DPR
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis