Suara.com - Didit Hediprasetyo, putra Prabowo Subianto, sukses gelar pop up store "Kurasi Merah Putih" di Plaza Indonesia. Netizen menyoroti bagaimana Didik terlihat tak dikawal oleh siapapun.
Acara yang berlangsung 6-10 November di mal Plaza Indonesia ini menampilkan koleksi busana dan merchandise terbaru Didit. Banyak artis seperti Nagita Slavina, Syahnaz Sadiqah, dan Giring Ganesha yang hadir dan memborong koleksi Didit.
Item-item unik seperti gantungan kunci bertema pahlawan dan gelang merah putih menjadi favorit. Kepopuleran koleksi Didit membuat banyak barang ludes terjual hanya dalam sehari.
Dari sekian banyaknya artis yang hadir, tampak Deddy Corbuzier memilih-miih koleksi Didit sambil bersenda gurau.
"Yang lain pada ribet politik, temen gue satu ini lagi bikin pameran untuk Hari Pahlawan," tulis Deddy di video unggahannya, Kamisn (7/11/2024).
Seperti yang dikatakan oleh Deddy Corbuzier, profesi Didit Hediprasetyo atau juga dikenal Didit Prabowo memang jauh dari dunia politik. Anak Prabowo dari pernikahannya dengan Titiek Soeharto itu dikenal sebagai perancang busana.
Karya-karyanya tak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi juga mancanegara. Dia juga kerap merancang busana untuk figur publik ternama, baik Indonesia maupun internasional.
Netizen salut dengan konsistensi Didit berkarier di dunia fesyen. Mereka juga memuji aura lelaki berusia 40 tahun itu yang terlihat ramah karena tak memiliki pengawal di sekitarnya.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Tetap Kendalikan Kabinet Meski Kunker ke Luar Negeri, Minta Anak Buahnya Telepon
Netizen pun membanding-bandingkan Didit dengan anak-anak Jokowi yang selalu dikawal paspampres saat ayahnya masih menjabat sebagai presiden.
"Kok nggak dikawal kayak Kaesang dan Gibran waktu bapaknya jadi presiden ya?" sindir netizen.
"Ini nggak ada paspampres yang ngawal? Beda ya sama anak-anak presiden yang sebelumnya, ke mana-mana ada yang ngawal," ujar netizen lain.
"Serius ini nggak punya pengawal? Sebebas itu ya mas Didit. Orang juga pasti banyak yang nggak ngeh dia anak presiden," tambah netizen.
"Enak jadi mas Didit. Walaupun bapaknya presiden, dia bebas mau jadi apa yang dia inginkan dan nggak mau ikut-ikutan politik," sahut yang lain.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan
-
Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo
-
Perry Warjiyo Mundur Jadi Gubernur Bank Indonesia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon